Urban Jakarta (URBN) Siapkan Capex Rp1 Triliun di 2023, Mari Cek Alokasinya
:
0
EmitenNews.com—PT Urban Jakarta Propertindo Tbk. (URBN) yang merupakan perusahaan pengembang swasta pertama di Indonesia yg berfokus pada pengembangan Transit Oriented Development (TOD) saat ini mengembangkan proyek properti residensial dan komersial yang terintegrasi dan memiliki akses langsung dengan transportasi publik LRT. URBN mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp 1 triliun pada 2023.
Direktur UTama URBN, Bambang Sumargono menyatakan, alokasi dana tersebut untuk pengembangan bisnis yang sudah ada, antara lain Urban Suites, lalu dua proyek yang bekerjasama dengan Adhi Karya Group, LRT City Jatibening Baru, dan LRT City Ciracas.
"Kemudian alokasi dana capex juga diperuntukkan pada proyek pengelolaan parkir, rest area, pasar dan proyek mall di LRT City Jatibening Baru (Gateway Mall) dan Urban Suites mall," ujar Bambang pada paparan [ublik yang di lakukan, Jumat (16/12/2022).
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang real estat, Perseroan berfokus pada pengembangan kawasan properti berkonsep Transit Oriented Development (TOD) yaitu pengelolaan ruang dan transportasi secara terintegrasi serta One-Stop-Living di mana semua fasilitas lengkap berada dalam satu kawasan.
Perseroan mengembangkan dan mengelola area perkantoran, pusat perbelanjaan dan apartemen yang terintegrasi langsung dengan transportasi massal di antaranya stasiun Light Rapid Transit (LRT) serta konsep yang memudahkan penghuni dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, menggunakan fasilitas olahraga, serta mendapatkan hiburan karena seluruh fasilitas tersebut telah hadir di hunian.
Related News
SOFA Siapkan Modal Besar Ikut Garap Proyek Danantara di Bogor-Denpasar
SMDR Tambah Modal Anak Usaha Pengelolaan Properti Rp33,7 Miliar
Tata Kelola Jadi Penopang Bisnis, SIG Raih Penghargaan ESG 2026
Raup Saham Hasil MESOP, 6 Petinggi TOWR Justru Jualan Hingga Rp98,04M!
Jelang Dieksekusi Delisting BEI, 17 Emiten Belum Juga Kabarkan Buyback
DOID Suntik USD4,7 Juta ke Moura, Setara 188 Persen Ekuitas





