Usai Tekor, Laba Bank Aladin (BANK) Medio 2025 Melambung 244 Persen
Purwa rupa kartu ATM Bank Aladin. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bank Aladin Syariah (BANK) paruh pertama 2025 mangemas laba Rp83,12 miliar. Melambung 244 persen dari episode sama tahun lalu minus Rp57,57 miliar. Oleh sebab itu, laba per saham dasar menjadi Rp6 dari boncos Rp4.
Total pendapatan pengelolaan dana oleh bank sebagai mudharib Rp380,57 miliar, melejit 48 persen dari edisi sama tahun lalu Rp256,6 miliar. Itu meliputi pendapatan dari jual beli, bagi hasil, dan ujrah Rp285,48 miliar, surplus dari Rp173,36 miliar. Pendapatan usaha utama lainnya Rp95,08 miliar, naik dari Rp83,24 miliar.
Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah temporer Rp206,89 miliar, bengkak dari periode sama tahun lalu Rp135,5 miliar. Hak bagi hasil milik bank Rp173,68 miliar, melejit dari episode sama tahun sebelumnya Rp121,09 miliar. Total pendapatan usaha lainnya Rp179,29 miliar, melesat dari Rp61,45 miliar.
Itu terdiri dari pendapatan imbalan jasa perbankan Rp165,39 miliar, meroket dari Rp56,27 miliar. Keuntungan atas penjualan surat berharga Rp13,89 miliar, melejit dari Rp5,11 miliar. Laba selisih kurs Rp9 juta, melorot dari Rp61 juta. Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai aset produktif Rp11,24 miliar, drop dari surplus Rp7,38 miliar.
Beban gaji dan kesejahteraan karyawan Rp78,22 miliar, susut dari Rp104,02 miliar. Beban umum dan administrasi Rp106,4 miliar, bengkak dari Rp83,92 miliar. Beban promosi Rp43,37 miliar, bertambah dari Rp39,71 miliar. Penyusutan dan amortisasi Rp22,14 miliar, bengkak dari Rp14,97 miliar. Total beban operasional Rp258,58 miliar, bengkak dari Rp249,43 miliar.
Total ekuitas tercatat Rp10,34 triliun, melesat dari akhir 2024 senilai Rp9,36 triliun. Jumlah dana syirkah temporer Rp6,17 triliun, menanjak dari Rp5,41 triliun. total liabilitas Rp938,74 miliar, bengkak dari akhir tahun sebelumnya Rp813,46 miliar. Jumlah aset Rp10,34 triliun, bertambah dari Rp9,36 triliun. (*)
Related News
Provident Investasi Pastikan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi I 2023
Sukses Dalam Berinovasi Bank Raya Raih Penghargaan di Digital Day 2026
Grup Djarum (BELI) Geber MESOP 1,50 Miliar Saham, Harga Tebus Rp430
Laba 2025 Menciut, Emiten Nikel Ifishdeco (IFSH) Beber Pendapatan Rp1T
Momentum Lebaran Jadi Katalis, ERAA Perkuat Strategi Jangka Menengah
INPP Pasang Badan untuk RMP, Jamin Kredit Rp237 Miliar ke Bank Oke





