Via UUS, Maybank (BNII) Kucurkan Pembiayaan Syariah Rp1 Triliun ke PNM
:
0
EmitenNews.com -PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (BNII) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) mengucurkan pembiayaan Mudharabah kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) senilai Rp1 triliun. Pembiayaan ini diberikan dengan tujuan untuk mendorong pemberdayaan dan memajukan sosial-ekonomi perempuan pra sejahtera dalam meningkatkan kapasitas usaha sektor UMKM .
Pinjaman ke BNII ini akan digunakan oleh PNM untuk memberikan pembiayaan kepada perempuan pra sejahtera pelaku usaha golongan ultra mikro dengan kondisi keluarga yang memiliki indeks pendapatan per kapita maksimal USD1,99 per hari atau Rp800 ribu per bulan serta memenuhi Cashpoor Index House melalui program Mekaar Syariah.
Dukungan ini juga merupakan wujud komitmen kami yang berkelanjutan dalam memajukan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai penopang perekonomian dan penyumbang PDB terbesar bagi Indonesia.
"Fasilitas yang diberikan kepada PNM ini merupakan pembiayaan berbasis keuangan sosial berkelanjutan pertama bagi Maybank Indonesia dan sejalan dengan strategi rencana pertumbuhan bisnis UUS Maybank Indonesia yang fokus pada pengembangan bisnis berbasis Syariah dengan mengakomodasi unsur Environmental, Social and Governance (ESG) yang menciptakan dampak positif pada sosial dan ekonomi," ujar Direktur Global Banking Maybank Indonesia, Ricky Antariksa dalam keterangannya, Rabu (2/8).
Di sisi lain, Ricky menambahkan, kerja sama ini juga merupakan bentuk komitmen Maybank Indonesia dalam menerapkan strategi M25+ Maybank Group dalam mengedepankan Islamic solutions dan strategi prioritas untuk menjadi ESG leader di kawasan ASEAN.
Related News
Dino: Absennya RI di Pemakaman Khamenei Cederai Diplomasi Bebas Aktif
Perempuan Kuasai UMKM, Tapi Akses Modal Masih Jadi Kendala
Deepfake dan Kloning Suara Kian Marak, Ini Jurus Tangkal Penipuan AI
Investor Australia Bidik Garap Proyek pCAM USD350 Juta di Indonesia
OTT ke-15 dalam 2026, KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Korupsi
Amplop Putih di Meja Menhut Masih jadi Soal, KPK Dalami Asal Uangnya





