VICI Tarik Pinjaman Rp270,65 Miliar, Alokasi Terbesar untuk ini
:
0
Produk kosmetik besutan Victoria Care Indonesia. FOTO - Dok VICI
EmitenNews.com - Victoria Care Indonesia (VICI) mengantongi pinjaman Rp270,65 miliar. Fasilitas kredit tersebut mengalir dari Bank Negara Indonesia (BBNI). Pinjaman setara 24,78 persen dari ekuitas perseroan itu, telah diteken pada 9 September 2026.
Pinjaman itu terdiri dari fasilitas kredit modal kerja dengan limit Rp200 miliar berdurasi 12 bulan. Fasilitas kredit itu, untuk keperluan modal kerja usaha industri kosmetik perseroan. Fasilitas kedua, berupa kredit investasi dengan limit Rp30,09 miliar berdurasi 39 bulan untuk takeover fasilitas kredit investasi BCA atas pembelian tanah/bangunan di Puri Indah Financial Tower lantai 10-11.
Ketiga berupa fasilitas kredit investasi dengan limit Rp1,09 miliar berjangka 5 bulan untuk keperluan takeover fasilitas kredit investasi di BCA atas pembiayaan pekerjaan interior, mechanical electrical, dan pembelian furniture & workstation kantor di Puri Indah Financial Tower Lantai 10-11.
Pinjaman keempat berupa fasilitas kredit investasi dengan limit Rp6,15 miliar berjangka 69 bulan. Fasilitas itu, untuk keperluan takeover fasilitas kredit investasi di BCA atas pekerjaan interior, mechanical electrical serta pembelian furniture & workstation di Puri Indah Financial Tower Lantai 12.
Pinjaman kelima yaitu fasilitas kredit investasi dengan limit Rp33,3 miliar berdurasi 96 bulan. Fasilitas itu digunakan untuk keperluan takeover fasilitas kredit investasi di Bank BCA atas pembelian tanah/bangunan di Puri Indah Financial Tower Laintai 12.
”Pergantian fasilitas perbankan dilakukan dengan pertimbangan kesesuaian dengan strategi bisnis, dan peningkatan layanan. Fasilitas itu diharap mendukung likuiditas, dan emperkuat struktur keuangan tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap kondisi keuangan perseroan secara keseluruhan,” tegas Alfonsa Sheila Widyatna, Corporate Secretary Victoria Care Indonesia. (*)
Related News
Rapor 1H26 Hijau, UVCR Mau Pacu Segmen B2B Makin Melesat
Laba dan Pendapatan Meledak, Saham INET Kian Seksi
Ogah Dana Bursa Lagi, ERA Indonesia (IPAC) Siap Delisting dari BEI
Perkuat Modal, Bank Mandiri (BMRI) Terbitkan Surat Utang USD750 Juta
Urai Free Float BEI, Kalbe Farma (KLBF) Kaji Opsi Delisting Anak Usaha
Kaji Capex Rp1T, Kalbe Farma (KLBF) Bahas Tekanan Rantai Pasok Global





