VKTR & Indomobil Jalin Sinergi Senyap, Bakrie-Salim Kuasai Sektor EV?
:
0
VKTR & Indomobil Jalin Sinergi Senyap, Bakrie-Salim Kuasai Sektor EV? Dok. VKTR
EmitenNews.com - Kolaborasi dua raksasa bisnis, Grup Salim dan Grup Bakrie, rupanya tidak berhenti pada penyelamatan keuangan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Rekam jejak di dokumen laporan keuangan terbaru mengindikasikan bahwa kedua konglomerasi ini mulai mengawinkan kekuatan mereka di sektor masa depan yaitu kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV). Sinyal kuat ini tersembunyi di dalam Catatan Atas Laporan Keuangan (CaLK) PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) tahun buku 2025.
Manuver Rp3 Miliar VKTR yang Bernilai Strategis
Merujuk pada CaLK bagian Investasi Jangka Panjang Lainnya, tercatat bahwa pada Februari 2025, anak usaha BNBR di sektor kendaraan listrik, yakni PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), diam-diam telah menyuntikkan modal sebesar Rp3 miliar ke PT Indomobil Ventura Transportasi (IVT). Suntikan dana tersebut setara dengan penguasaan 30 persen kepemilikan saham di IVT.
Bagi perusahaan berskala triliunan seperti BNBR, nilai investasi Rp3 miliar tentu terlihat sangat kecil. Namun nilai strategis di balik nama Indomobil mengubah narasi besarnya. PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) merupakan bisnis otomotif raksasa yang berada di bawah kendali Grup Salim.
Menggabungkan Dua Rantai Pasok
Langkah investasi ini menjadi sinyal kuat mengenai bagaimana Bakrie dan Salim memposisikan diri di industri kendaraan listrik komersial Indonesia.
Di satu sisi, Grup Bakrie melalui VKTR memiliki keunggulan hulu di sektor perakitan dan teknologi. VKTR telah bermitra erat dengan raksasa EV global, BYD, untuk menyediakan bus dan truk listrik di Indonesia. Di sisi lain, Grup Salim melalui jaringan Indomobil memegang penguasaan hilir yang sangat solid, mencakup jaringan distribusi nasional, logistik, hingga pembiayaan konsumen otomotif.
Dengan masuknya VKTR ke dalam entitas ventura milik Indomobil, terbuka peluang sinergi rantai pasok yang efisien. Truk atau bus listrik yang dirakit oleh VKTR berpotensi didistribusikan melalui jaringan Indomobil, atau bahkan diserap langsung oleh ekosistem logistik Grup Salim yang membawahi ribuan kendaraan operasional distribusi barang konsumen (consumer goods).
Prospek VKTR ke Depan
Bagi investor pasar modal, temuan kecil di laporan keuangan ini bisa menjadi indikator awal (leading indicator) untuk memantau pergerakan ekspansi VKTR ke depan. Kemitraan dengan Indomobil membuktikan bahwa VKTR tidak berjalan sendirian dalam membangun pasar EV komersial.
Jika skema sinergi ini berjalan mulus dan skala penjualannya membesar, bukan tidak mungkin kolaborasi Salim-Bakrie di sektor EV ini akan mereplikasi kesuksesan konsolidasi mereka di sektor pertambangan batu bara dan emas.
Disclaimer: artikel ini merupakan analisis berbasis data publik sebagai bentuk edukasi, bukan rekomendasi investasi.
Related News
BNBR Kecipratan Cuan Bangkitnya BUMI Berkat Sinergi Salim-Bakrie
BUMI Dikendalikan Mach Energy Salim-Bakrie, Fokus Ekspansi Bergeser
BEI Delisting Saham, Realita Pahit Jadi Investor Nyangkut Part 2
BEI Delisting Saham, Realita Pahit Jadi Investor Nyangkut Part 1
Saham INCO Melesat di Saat Harga Nikel Stagnan, Apa Rahasianya?
Asing Net Sell Saat IHSG Menguat, Rotasi Aliran Dana dan Portofolio?





