Wall Street Menyala, IHSG Berpeluang Rebound
Sejumlah pengunjung berjalan melalui koridor Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street menyudahi akhir pekan lalu menguat signifikan. Itu seiring rebalancing indeks di tengah kekhawatiran terhadap potensi eskalasi ketegangan geopolitik. Kekhawatiran itu, muncul pasca pertemuan Donald Trump, JD Vance, dan Zelenskyy berakhir gamang.
Pertemuan di gedung putih itu, berlangsung sangat alot. Sedianya pertemuan akan membahas kesepakatan mengenai komoditas mineral tanah jarang. Penguatan indeks bursa Wall Street, peluang aksi beli pasca rebalancing MSCI, dan banyak laporan keuangan rilis diprediksi menjadi katalis positif pasar.
Sementara itu, aksi jual investor asing, dan koreksi mayoritas komoditas berpeluang menjadi sentimen negatif indeks harga saham gabungan. So, sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 3 Maret 2025, Indeks diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat di support 6.200-6.130, dan resistance level 6.340-6.715.
Berdasar data dan fakta tersebut, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan para pelaku pasar untuk mendekati sejumlah saham berikut. Yaitu, Mitra Keluarga (MIKA), Indofood CBP (ICBP), London Sumatera (LSIP), Goto Group (GOTO), Berito Energy (BREN), dan Merdeka Copper Gold (MDKA). (*)
Related News
Ikuti Wall Street, IHSG Kian Menyala
Asing Kabur, IHSG Tersandera Koreksi
IHSG Potensial Menguat, Angkut Saham EMAS, ARCI, dan GOTO
Tahun 2026, Pelaku Bisnis Pilih Pendanaan dari Pasar Modal atau Bank?
Arus Balik Tahun Baru 2026, 11.484 Kendaraan Lintasi Timur Trans Jawa
Unjuk Gigi 4 Saham Papan Akselerasi dengan Harga Tertinggi





