Wall Street Positif, IHSG Kian Kinclong
:
0
IHSG tampil mencolok dengan nuansa Imlek. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street kemarin kembali ditutup menguat. Itu seiring optimisme investor terhadap peluang kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mengakhiri konflik militer di Timur Tengah. Saham sektor teknologi masih menjadi salah satu penopang utama penguatan indeks tersebut.
Oracle dan Palatir yang sebelumnya mencatatkan kenaikan signifikan. Oracle melesat 4,74 persen, dan Palantir surplus 2,52 persen. Saham teknologi lain yaitu Nvidia mencatat kenaikan 3,80 persen. Sementara itu, soal perkembangan antara AS dan Iran, gedung putih menyebut negosiasi dengan Tehran sedang didiskusikan.
Penguatan kembali indeks bursa Wall Street diprediksi menjadi sentimen positif pasar. Sementara itu, lonjakan harga komoditas mineral logam berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG). So, indeks diprediksi melanjutkan apresiasi. Pendeknya, IHSG kian kinclong, dan moncer.
Sepanjang perdagangan hari ini, Rabu, 15 April 2026, indeks akan menyusuri kisaran support 7.600-7.525, dan resistance 7.755-7.830. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham Erajaya (ERAA), Barito (BREN), Mitra (MAPI), Harum (HRUM), Petrosea (PTRO), dan Aneka Tambang (ANTM) sebagai jujukan investasi. (*)
Related News
IHSG Awal Juni Menghijau, Saham Emiten Prajogo Kembali Mengamuk
IHSG Sesi I Terbang 1,49 Persen ke 6.218, DSSA-CUAN Bergerak Bangkit
Samsung Tembus 10 Besar Kapitalisasi Pasar Global, Sempat Salip Tesla
IHSG Dibuka Menguat ke 6.200, Sambut Rebound Awal Juni!
AS-Iran Belum Deal, IHSG Menyala
IHSG Berpeluang Rebound, Pantau Saham UNTR, DEWA hingga UNVR





