WEGE Sebut Rampungkan Proyek Rp164,85M
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) emiten pelat merah ini mengabarkan rampungnya pembangunan Gedung Labtek XV Institut Teknologi Bandung (ITB), yang kini bernama Gedung Rekayasa Molekular dan Material Fungsional.
EmitenNews.com - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) emiten pelat merah ini mengabarkan rampungnya pembangunan Gedung Labtek XV Institut Teknologi Bandung (ITB), yang kini bernama Gedung Rekayasa Molekular dan Material Fungsional.
Proyek senilai Rp164,85 miliar ini berdiri di atas lahan sejauh 1.962 m², dengan total luas bangunan selebar 18.464 m² terdiri dari 8 lantai dan 2 basement.
Adapun, dalam keterangan resmi perseroan yang disiarkan pada Jumat (8/8) Pembangunan dimulai November 2023 yang lalu, menggantikan Gedung Kimia Lama ITB, dan dilengkapi fasilitas modern seperti laboratorium pendidikan dan penelitian, ruang kuliah, seminar, workshop, hingga area publik dan komersial. Proyek ini digadang hasil kolaborasi ITB, PT Pertamina (Persero), dan PT Paragon Technology and Innovation (ParagonCorp) guna penguat ekosistem riset dan inovasi nasional.
Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara, menyebut gedung baru ini memperkuat peran ITB sebagai universitas berbasis riset yang adaptif terhadap perkembangan industri. Sementara itu, Direktur Operasi 1 WEGE, Bagus Tri Setyana, menegaskan proyek ini sebagai refleksi komitmen WEGE membangun infrastruktur pendidikan berkualitas, aman, dan ramah riset.
WEGE mendulang proyek ini selama 570 hari kalender dengan penerapan Building Information Modeling (BIM) guna efisiensi dan akurasi konstruksi.
Gedung ini menambah deretan proyek kampus yang sukses digarap WIKA Group di ITB, setelah sebelumnya menyelesaikan pembangunan CRCS, CADL, CAS, CIBE, dan Innovation Park.
Related News
Kebut Right Issue, Andry Hakim Serok 2 Juta Saham CBRE
Surplus 29,61 Persen, Laba SCMA Tembus Rp771 Miliar
BEI Kulik Investor Strategis, Ini Pembelaan BCAP
Sepanjang 2025, Laba Grup Astra (HEAL) Anjlok 19,85 Persen
Kinerja DGWG Positif Seiring Penguatan Kedaulatan Pangan dan Energi
INCO Tarik Fasilitas USD500 Juta, Telisik Alokasinya





