Wijaya Karya (WIKA) Pegang Porsi Rp163,5 Miliar di Proyek Tanggul Raksasa NCICD
:
0
EmitenNews.com -PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) tengah mengerjakan proyek pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) atau tanggul raksasa Tahap 6 Paket 4. Proyek ini berlokasi di Kali Dadap, Tangerang dan Kelurahan Kamal Muara, Jakarta Utara.
Salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dari Kementerian PUPR ini merupakan proyek pembangunan tanggul pantai yang bertujuan untuk menanggulangi banjir rob akibat naiknya permukaan air. Serta untuk memberikan perlindungan jangka panjang khususnya bagi masyarakat pesisir yang paling terdampak.
WIKA tergabung dalam konsorsium bersama Hutama Karya KSO dengan porsi WIKA sebesar Rp163,5 miliar untuk lingkup pembangunan tanggul pengaman pantai di Pesisir Teluk Jakarta sepanjang 2,582 km dan sejumlah rumah pompa yang tersebar pada beberapa wilayah.
Pompa dengan kekuatan 100 liter per detik dan pompa dengan kekuatan 300 liter per detik dibangun pada kawasan yang mencakup daerah Kecamatan Kosambi, serta dua unit pompa dengan kekuatan 500 liter per detik dibangun untuk cakupan daerah Kecamatan Penjaringan.
Pengalaman yang sama pernah dilakukan oleh perseroan pada saat menyelesaikan pembangunan Rumah Pompa Sentiong di Ancol, Jakarta Utara yang memiliki kapasitas 50 ribu liter per detik.
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito mengatakan, untuk mendukung tercapainya tujuan yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR , penting untuk memastikan proyek ini dikerjakan dengan kualitas yang optimal dan waktu yang tepat.
"Di tengah kondisi perseroan yang saat ini sedang melakukan restrukturisasi dan transformasi, WIKA tetap mengupayakan untuk menyelesaikan seluruh PSN yang diamanahkan kepada WIKA untuk bisa selesai tepat waktu, termasuk salah satunya adalah proyek NCICD," ucap dia dalam keterangan resminya, Rabu (7/2/2024).
"Sehingga, WIKA mengharapkan dukungan dari seluruh stakeholder dan manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas," sambung Agung.
Sejalan dengan itu, pembangunan proyek ini juga melibatkan dukungan WIKA Beton sebagai entitas anak untuk memasok hingga melakukan pemancangan tiang spun pile. Dalam proses pemancangannya, WIKA Beton menggunakan teknologi inner bore, yang menjadikan prosesnya menjadi lebih ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi udara, polusi suara, dan minim getaran.
Selain itu, perseroan juga membangun sejumlah fasilitas untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, di antaranya dengan membangun dermaga sebagai akses para nelayan, serta ruang landscape yang dapat berfungsi sebagai tempat olahraga maupun sarana prasana lainnya.
Related News
Lolos Fit and Proper Test OJK, Noel DCruz Resmi Jadi Komisaris NISP
Kabel Laut Pukpuk TLKM Koneksikan Langsung Papua ke Jaringan Global
Yuk Berburu Dividen, 11 Saham Tawarkan Yield Menarik, Cek Jadwalnya!
Komisaris dan Direksi HEAL Borong Saham, Sinyal Optimisme Orang Dalam
BIPI Bidik 50 Persen Pendapatan Non-Batu Bara, Tanam Capex USD5 Miliar
BAF Siapkan Rp244,3 Miliar untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Juni 2026





