WIKA Beton (WTON) Ganti Logo, Ini Tujuannya
:
0
Direksi PT Wika Beton ketika meluncurkan logo baru
EmitenNews.com - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) resmi meluncurkan logo baru yang menjadi simbol transformasi dan inovasi Perseroan pada tanggal 11 Maret 2024, bertepatan dengan hari jadinya yang ke-27 tahun. Momen ini juga digunakan WIKA Beton untuk memperbarui Visi, Misi, dan Moto Perseroan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari respon WIKA Beton terhadap tantangan pasar, serta komitmen untuk tetap berada di garis depan kompetisi bisnis. Transformasi ini diharapkan dapat memperkuat citra perusahaan sebagai entitas yang dinamis, inovatif, dan solutif.
Logo baru WIKA Beton dirancang untuk membawa paradigma baru dengan tampilan yang lebih modern. Membentuk siluet kunci, WIKA Beton membawa pesan bahwa produk dan layanan WIKA Beton mengutamakan nilai kepercayaan dan komitmen pada pelanggan, tulis Dedi Indra Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) dalam rilisnya Selasa (26/3).
WIKA Beton juga memasukkan unsur keberlanjutan pada lingkaran warna hijau di logo yang mewakili komitmen Perseroan untuk upaya perlindungan lingkungan dan kehidupan sosial yang berkelanjutan.
Melalui peluncuran logo ini, WIKA Beton bertujuan untuk memperkuat posisinya di pasar dan memberikan pesan yang jelas tentang arah baru yang diambil oleh perusahaan.
Visi Global WIKA Beton
WIKA Beton pun menetapkan visi baru yakni “Menjadi Perusahaan Global Terpercaya Berkelanjutan Pemberi Solusi di Industri Beton”.
WIKA Beton menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi pemimpin pasar yang tidak hanya unggul dalam produksi beton, tetapi juga sebagai penyedia solusi terpercaya bagi pelanggan di seluruh dunia.
Related News
Absen Bagi Dividen, CPRO Kebut Ekspansi Pabrik Pakan Baru
IHSG Rebound, CHEK Langsung Siapkan Aksi Buyback Rp15 Miliar
Bank Raya Gelar Lelang Raya Poin, Ajak Nasabah Aktif Bertransaksi
Alam Sutera Realty (ASRI) Tebar Dividen, Cek Jadwal Cum Dividen
Siapkan Capex Rp55M, ELIT Bidik Market AI Asia dan Eropa
ASSA Bagi Dividen 44 Perse Laba, Tembus Rp184,6 Miliar





