Yugen Sekuritas Proyeksikan IHSG Melemah, Saham Big Cap Wajib Dipantau
EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan lalu mengalami koreksi 0,17 persen menjadi 6.800,673 daripada pekan sebelumnya di kisaran 6.812,193. Investor asing pada perdagangan Jumat kemarin mencatat nilai jual bersih Rp773,72 miliar.
Setelah IHSG terus tertekanan pada perdagangan pekan lalu, CEO Yugen Sekuritas, William Surya Wijaya memperkirakan IHSG untuk mengawali pekan ini, Senin (26/12/2022), masih akan bergerak pada level support di 6688 dan posisi resistance ada di level 6902.
Awal pekan terakhir di bulan terakhir tahun 2022, IHSG memperlihatkan pergerakan yang cukup stabil, momentum koreksi wajar jika terjadi dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian untuk saham saham berfundamental kuat dan memiliki likuiditas yang tinggi, mengingat kondisi perekonomian yang masih cukup stabil terlihat dari rilis data perekonomian yang terlansir, hari ini IHSG berpotensi melemah.
Saham pilihan untuk ditransaksikan pada perdagangan akhir pekan ini menurut William adalah ASII, KLBF, WTON, BBCA, BINA, PWON, GGRM, HMSP, WIKA, BBNI, JSMR, TBIG, TLKM dan EXCL.
Related News
10 Sektor Jadi Pendorong, IHSG Awal Pekan Tancap Gas ke 8.859,19
3 Emiten Asuransi Paling Terdampak POJK 23, Bakal Aksi Korporasi Baru?
Perkuat Strategi, Manulife Indonesia Gelar Mega Kick Off 2026
18 dari 19 Emiten Saham Asuransi Kompak Ngegas Hari Ini, Ada Apa?
Pupuk Kaltim Klaim Produksinya di 2025 Lampaui Target
Tambang Menggeliat, IHSG Tembus 8.804,84 di Sesi I





