ZYRX Rogoh Rp68 M Beli Lahan di Jakbar, Bangun Pusat Operasi Terpadu
:
0
PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX)
EmitenNews.com - PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) mempertegas langkah ekspansinya dengan mengakuisisi lahan dan bangunan senilai Rp68 miliar di kawasan strategis Daan Mogot, Jakarta Barat (Jakbar). Aset baru seluas 2.697 meter persegi itu diproyeksikan menjadi pusat pengembangan operasional terpadu perseroan ke depan.
Sekretaris Perusahaan ZYRX, Evan Jordan, mengatakan transaksi tersebut telah resmi dituangkan dalam Akta Jual Beli pada 14 April 2026. Properti yang berlokasi di Jalan Daan Mogot No. 57 itu akan dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas pabrik, gudang, sekaligus kantor operasional baru.
Perkuat fondasi bisnis
Menurut Evan, akuisisi ini bukan sekadar penambahan aset tetap, tetapi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat fondasi bisnis.
“Lahan ini akan difungsikan sebagai pusat ekspansi terintegrasi. Di atas lahan tersebut, Perseroan akan membangun fasilitas pabrik, gudang, serta perkantoran guna mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, Rabu (15/4/2026).
Langkah ini dinilai akan memberi dampak positif terhadap kapasitas operasional ZYRX, terutama dalam mendukung efisiensi rantai produksi dan distribusi di tengah pertumbuhan industri komputer nasional. Dengan fasilitas terintegrasi, perusahaan dapat memperbesar skala produksi sekaligus meningkatkan fleksibilitas layanan.
Dampak transaksi
Di sisi lain, pembelian aset ini juga membawa konsekuensi terhadap struktur keuangan perseroan. ZYRX mengakui tambahan investasi tersebut akan meningkatkan rasio leverage karena adanya penambahan liabilitas jangka panjang. Namun, manajemen menilai strategi pendanaan itu masih terukur dan telah disiapkan melalui perencanaan arus kas yang matang.
Selain menopang operasional, aset baru tersebut juga memperkuat posisi neraca perusahaan karena dapat difungsikan sebagai agunan untuk memperluas akses pembiayaan di masa mendatang. Bagi ZYRX, akuisisi ini menjadi pijakan penting untuk mendorong ekspansi bisnis yang lebih agresif dalam beberapa tahun ke depan.
Harga saham ZYRX ditutup menguat tipis 1 poin atau 0,66% ke Rp153 per saham. Dilihat dalam sebulan terakhir, harga sahamnya catat kenaikan 10 poin atau 6,99% namun melemah 13 poin atau 7,83% sepanjang tahun ini (year to date).
Related News
Ada Investor Baru Pegang 5,24 Persen Saham di Geoprima (GPSO)
PP Presisi (PPRE) Buka Suara soal Rencana Divestasi Saham PT LMA
Emiten Hermanto Tanoko (DEPO) Umumkan Tiga Petinggi Mengundurkan Diri
ITMG: Regulasi Ekspor SDA Satu Pintu Masih Abu-abu, Tunggu PP Final
Emiten Lo Kheng Hong (DILD) Dijual Senyap CGS Singapore Segini Banyak
Jasuindo (JTPE) Siapkan Dividen Rp210,6 Miliar dan Capex Rp100 Miliar





