EmitenNews.com - Pasar saham Indonesia dalam jangka panjang masih berada di jalur uptrend, sehingga koreksi wajar bisa dimanfaatkan sebagai peluang untuk mengakumulasi saham-saham pilihan. Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya, mengatakan sejauh ini laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat sedang berusaha keluar dari fase konsolidasi wajar, sehingga koreksi wajar bisa dimanfaatkan sebagai peluang untuk melakukan aksi beli. "Dalam jangka panjang, IHSG masih berada dalam pola uptrend. Demikian pula dengan capital outflow yang masih tercatat secara year-to-date," kata William, di Jakarta, Rabu (2/10). Menurutnya, aliran modal masuk tersebut menunjukkan bahwa investor asing tetap berminat untuk menempatkan modal di bursa saham Indonesia. "Hari ini IHSG tetap berpotensi menguat," ujar William. Lebih lanjut William menyebutkan, saat ini IHSG memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan di level 6.056, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 6.278. Dengan demikian, adanya potensi pembalikan arah menguat pada laju IHSG hari ini, William merekomendasikan sepuluh saham yang bisa dimainkan pelaku pasar, yakni: 1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 2. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 3. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) 4. PT Astra International Tbk (ASII) 5. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) 6. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) 7. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) 8. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) 9. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) 10. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). (Romys)
Related News
Pembekuan Indeks MSCI Berlanjut, Saham HSC Jadi Pemicu Utama
INACO JELI Resmi IPO: Free Float 21,01%, Masuk Papan & Indeks Ini
Dulu Merajai Sekolah Era 2000an, Kini BATA Mode Bertahan Hidup
Pendapatan Turun 12,3%, Margin BSDE Justru Menguat Berkat Ini
WMPP Profit Rp130M Tapi Diberi Cap Opini Wajar dengan Pengecualian
Saham HSC Bertambah jadi 15, Ada Kepemilikan Saratoga & Thohir





