7 Saham Keluar FCA: 3 Menguat, 3 Anjlok, dan 1 Justru Digembok
:
0
Telusur pengunjung di Bursa Efek Indonesia.
EmitenNews.com - Keluar dari papan pemantauan khusus Full Call Auction (FCA) Jumat (29/5/2026) tidak menjamin saham langsung pesta. Nasib 7 emiten yang lepas dari FCA hari ini justru terbelah.
Paling moncer ada RSGK milik PT Kedoya Adyaraya Tbk. Begitu lepas dari FCA, saham rumah sakit ini langsung melesat 23,32% atau naik 225 poin ke Rp1.190. Senasib, PT Indonesia Prima Property Tbk. (OBME) ikut terbang 7,78% ke Rp900 dan PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk. (RBMS) naik 4,29% ke Rp73.
Tapi tidak semua seberuntung itu. PT Lancartama Sejati Tbk. (TAMA) malah ambles paling dalam, minus 9,73% ke Rp204. PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk. (JGLE) ikut tersungkur 7,14% ke Rp65, sementara PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. (EPAC) turun tipis 1,32% ke Rp75.
Apesnya lagi BKDP atau PT Bukit Darmo Property Tbk. baru saja keluar dari FCA, saham properti ini langsung kena suspensi Bursa per hari ini juga (29/5). Alhasil harganya stagnan di Rp125 tanpa transaksi.
Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Teuku Fahmi Ariandar, mengumumkan keterangan resmi terkait dikeluarkannya ketujuh saham tersebut dari FCA per 29 Mei 2026.
Keluarnya saham dari FCA menandakan emiten telah memenuhi kriteria perbaikan sesuai ketentuan Bursa. Artinya saham kembali diperdagangkan secara continuous auction di pasar reguler dan berpeluang lebih likuid. Kecuali BKDP yang masih harus menunggu pencabutan suspensi. (*)
Related News
Siapkan RUPO 11 September, ADHI Ingin Ubah Jatuh Tempo Obligasi
Penjualan Global Sido Muncul (SIDO) Jangkau 34 Negara, Meningkat 13%
Teken Transaksi Afiliasi dengan Anak Usaha, Begini Pernyataan REAL
Garap Proyek Metro Manila Subway Filipina, Ambisi WTON Pemain Global
4x Dalam Setahun, BCA (BBCA) Akan Bagi Dividen Interim Lagi Rp25/Saham
Tekanan Kinerja Jelang Suksesi Waris, Bos Sido Muncul Ungkap Kondisi





