8 UMKM Manufaktur Binaan Astra Group Ramaikan Automechanika
:
0
(Kiri - Kanan) : President Director Mada Wikri Tunggal, UMKM Manufaktur Binaan Yayasan Astra - YDBA Krishna Bharata, Ketua Pengurus Yayasan Astra - YDBA Rahmat Samulo, Sekretaris Pengurus Yayasan Astra - YDBA Ema P. Prasetio, dan Advisor Yayasan Astra - YDBA Tonny Sumartono. Foto - Dok Astra
EmitenNews.com - Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (Yayasan Astra – YDBA) berkolaborasi dengan Astra Otoparts (AUTO). Itu ditunjukkan dengan menghadirkan delapan UMKM Manufaktur Binaan dalam pameran Automechanika Jakarta 2026 pada 24–27 September 2026 di Hall 5, Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang.
Mengusung tema “Astra Otoparts & Yayasan Astra – YDBA Supports The Automotive Industry Ecosystem”, kolaborasi itu menampilkan Pohon Industri Roda 4, dan produk unggulan UMKM manufaktur binaan Astra Otoparts dan Yayasan Astra – YDBA yang telah menjadi bagian dari rantai pasok industri otomotif.
Menampilkan Peran UMKM dalam Ekosistem Industri Otomotif
Melalui Pohon Industri Roda 4, pengunjung dapat melihat keterkaitan industri komponen kendaraan roda empat, termasuk peran UMKM manufaktur sebagai pemasok yang turut menopang rantai pasok industri otomotif nasional. Kehadiran delapan UMKM Manufaktur Binaan di pameran berskala internasional itu, juga menjadi bagian dari fasilitasi pemasaran Yayasan Astra – YDBA, untuk membuka peluang business matching dan memperluas akses pasar bagi UMKM.
Dalam model pembinaan Rantai Pasok UMKM, Yayasan Astra – YDBA berperan menjembatani UMKM dengan industri besar, seperti perusahaan grup Astra Otoparts sebagai Ayah Angkat. Prosesnya dimulai dari kurasi dan rekrutmen UMKM, pelatihan dan pendampingan (mentoring) yang berfokus pada standar Quality, Cost & Delivery (QCD), hingga fasilitasi pembiayaan melalui lembaga keuangan Astra maupun non-Astra, baik dalam bentuk modal investasi maupun pembiayaan Purchase Order (PO).
Pembinaan tersebut juga menekankan mentalitas dasar UMKM, yaitu kemauan untuk berubah, empati untuk membantu, komitmen, dan konsistensi. Hasilnya, pada 2025 transaksi Grup Astra kepada UMKM binaan mencapai Rp 5 triliun, melibatkan 400 UMKM yang memasok 1.700 komponen dan menciptakan 30.000 lapangan kerja.
Ketua Pengurus Yayasan Astra – YDBA, Rahmat Samulo, mengatakan kolaborasi bersama Astra Otoparts di Automechanika Jakarta 2026 menjadi wujud nyata dukungan Astra terhadap ekosistem industri otomotif melibatkan UMKM di dalamnya.
“Bagi Yayasan Astra – YDBA, UMKM manufaktur bagian penting dari rantai pasok industri otomotif. Melalui pembinaan fokus pada Quality, Cost & Delivery, kami ingin UMKM tidak hanya mampu memasok, tetapi juga tumbuh menjadi mitra mandiri, dan berdaya saing. Pameran seperti Automechanika membuka kesempatan untuk menjangkau pasar lebih luas,” ujar Rahmat Samulo.
Delapan UMKM Manufaktur Binaan Beragam Bidang
Delapan UMKM Manufaktur Binaan tampil bergerak berbagai bidang. Mulai dari kemasan, fabrikasi logam, plastic injection, hingga pengecatan komponen otomotif. Lima di antaranya telah berstatus mandiri, sementara tiga lainnya berstatus pra-mandiri. Kedelapan UMKM tersebut adalah: Cipta Kemas Indonesia (Bekasi), produsen carton box dan material kemasan, dibina sejak 2023, dengan pelanggan antara lain SKF Indonesia dan Astra Komponen Indonesia.
Related News
HUT Ke-37, Bank Raya Hadirkan Pengalaman Raya Active melalui Jalan Seh
Komdigi Genjot 5G Tiga Tahun ke Depan, Emiten Telko Ketiban Berkah
Investor Cermati Aturan Baru BEI, IHSG Bisa Rebound?
Sambut Rp1, IHSG Uji Level 6.200
Sejumlah Bank Siapkan Teknis Dukung Skema KPR 40 Tahun
SIG Tuban Gunakan 400 Ton Sekam Per Hari untuk Bahan Bakar





