AAJI Catat, Semester I 2023 Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Capai Rp86 Triliun
:
0
Ilustrasi Rumah AAJI Menteng, Total pendapatan premi industri asuransi jiwa di Indonesia mencapai Rp86,23 triliun selama semester I-2023. dok. Warta Ekonomi.
EmitenNews.com - Total pendapatan premi industri asuransi jiwa di Indonesia mencapai Rp86,23 triliun selama semester I-2023. Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon menyampaikan terjadi penurunan dibandingkan tahun lalu. Catatan yang ada menunjukkan produk asuransi jiwa tradisional berkontribusi 50,6 persen atau senilai Rp43,67 triliun terhadap total pendapatan premi.
"Capaian tersebut menurun 9,9 persen year on year (yoy) apabila dibandingkan sebelumnya senilai Rp95,68 triliun pada periode yang sama tahun 2022," kata Budi Tampubolon dalam konferensi pers di Rumah AAJI, Menteng, Jakarta, Kamis (24/8/2023).
Berdasarkan produk, produk asuransi jiwa tradisional berkontribusi 50,6 persen atau senilai Rp43,67 triliun terhadap total pendapatan premi. Bandingkan dengan produk asuransi unit link berkontribusi 49,4 persen atau senilai Rp42,56 triliun.
"Produk asuransi jiwa tradisional meningkat 12 persen (yoy), sedangkan, premi unit link menurun 24,9 persen (yoy)," ujar Budi Tampubolon.
Lalu, berdasarkan unit usaha, unit usaha konvensional masih menjadi kontributor utama dengan proporsi 88,1 persen atau senilai Rp75,93 triliun terhadap total pendapatan premi. Kemudian unit usaha syariah (UUS) berkontribusi 11,9 persen atau senilai Rp10,30 triliun.
Related News
Dividen Interim ASII Rp3,89 Triliun, Recording Date 14 Oktober 2026
Inflasi Terkendali Surutkan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed
Produk Sampel Nestle Dinyatakan tidak Aman oleh Regulator Pangan
Atasi Krisis, 80 Persen Cadangan Minyak Darurat Dilepas ke Pasar
Kemerosotan Sektor Industri Nasional Ujian Bagi Menperin Baru
Kemenkeu Komit Jaga Defisit 3 Persen dan Rasio Utang 60 Persen





