ADRO Buyback Rp4 Triliun, Izin Investor 17 April
Tampak seorang pekerja tengah melintasi di antara deretan angkutan kelas berat. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Alamtri Indonesia (ADRO) bakal melakukan buyback senilai Rp4 triliun. Aksi pembelian kembali saham itu, akan dilakukan dalam tempo 12 bulan. Tepatnya, sejak 20 April 2026. Tentu setelah mendapat izin investor dalam rapat umum pemegang saham tahunan pada 17 April 2026.
Periode buyback berakhir kalau dana alokasi untuk pembelian kembali saham telah habis. Jumlah saham yang akan dibeli kembali telah terpenuhi, dan/atau perseroan bermaksud menghentikan buyback, perseroan akan melakukan keterbukaan informasi mengenai penghentian pelaksanaan buyback.
Buyback itu digeber dengan sejumlah asalan. Yaitu, perseroan memiliki kesempatan, dan fleksibilitas untuk melaksanakan buyback setiap saat berdasar kondisi pasar, paling lama 12 bulan terhitung setelah persetujuan rapat umum pemegang saham atas rencana buyback.
Rencana buyback diharap meningkatkan likuiditas perdagangan sehingga harga saham mencerminkan nilai fundamental perseroan. Perseroan berharap buyback memberi tingkat pengembalian positif bagi pemegang saham, dan meningkatkan kepercayaan investor sehingga harga saham dapat mencerminkan kondisi fundamental sebenarnya.
Perseroan berkeyakinan pelaksanaan pembelian kembali saham perseroan tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja, dan pendapatan. Pasalnya, saldo laba dan arus kas perseroan yang tersedia saat ini mencukupi untuk kebutuhan dana pelaksanaan buyback saham perseroan.
Sumber dana untuk buyback sepenuhnya dari kas internal perseroan. Penggunaan dana buyback tersebut tidak akan mempengaruhi kemampuan keuangan secara signifikan. Perseroan akan melakukan pengalihan saham atas hasil buyback sesuai dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam POJK 29/2023. (*)
Related News
Makin Bengkak, GOTO Akumulasi Rugi Rp215,33 Triliun
Simak! Ini Jadwal Dividen ELPI Rp17 per Lembar
Pendapatan Naik, Laba MAHA 2025 Terkikis 18 Persen
Jadi Sorotan BEI, TRIN Beber Manuver Keponakan Prabowo
Akhiri 2025, Laba dan Penjualan HMSP Kompak Melorot
DSSA Kantongi Izin Stock Split, Saham Menggeliat





