EmitenNews.com - Bisi International (BISI) menyudahi 2025 dengan laba bersih Rp190,29 miliar. Melonjak 6,6 persen dari periode sama tahun sebelumnya hanya sebesar Rp178,5 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar ikut menanjak menjadi Rp63,43 dari sebelumnya Rp59,50. 

Penjualan bersih Rp1,69 triliun, mengalami peningkatan 24,26 persen dari posisi sama tahun 2024 senilai Rp1,36 triliun. Beban pokok penjualan Rp1,01 triliun, mengalami pembengkakan dari Rp720,39 miliar. Laba kotor terakumulasi sebesar Rp680,97 miliar, melejit dari akhir tahun sebelumnya Rp647,53 miliar.

Beban penjualan Rp241,05 miliar, bengkak dari Rp233,94 miliar. Beban umum dan administrasi Rp89,6 miliar, naik dari Rp82,05 miliar. Beban penelitian dan pengembangan Rp102,69 miliar, bengkak dari Rp100,84 miliar. Beban operasi lain Rp45,98 miliar, bengkak dari Rp36,32 miliar. 

Penghasilan operasi lain Rp25,28 miliar, naik dari Rp11,94 miliar. Laba usaha Rp226,93 miliar, melesat dari Rp206,3 miliar. Penghasilan keuangan Rp16,84 miliar, susut dari Rp28,91 miliar. Beban keuangan Rp66 juta, menciut dari Rp235 juta. Laba tahun berjalan Rp189,97 miliar, naik dari Rp178,64 miliar. 

Total ekuitas tercatat Rp3,49 triliun, mengalami lonjakan dari akhir 2024 senilai Rp3,39 triliun. Jumlah liabilitas Rp243,72 miliar, menciut dari akhir tahun sebelumnya Rp244,07 miliar. Total aset Rp3,73 triliun, mengalami peningkatan dari akhir tahun sebbelumnya Rp3,63 triliun. (*)