EmitenNews.com - Mulia Boga (KEJU) sepanjang 2025 mengemas laba Rp179,44 miliar. Mengalami lonjakan 22,16 persen dari episode sama tahun sebelumnya sejumlah Rp146,88 miliar. Alhasil, laba per saham dasar dan dilusian terkerek menjadi Rp31,90 dari sebelumnya Rp26,12. 

Penjualan bersih Rp1,5 triliun, melejit 19,05 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp1,26 triliun. Beban pokok penjualan Rp1,05 triliun, mengalami pembengkakan dari Rp890,58 miliar. Laba kotor terkumpul Rp455,29 miliar, melonjak dari akhir tahun 2025 sejumlah Rp373,55 miliar.

Beban penjualan Rp147,58 miliar, bengkak dari Rp121,55 miliar. Beban umum dan administrasi Rp97,2 miliar, membengkak dari akhir tahun sebelumnya Rp72,45 miliar. Penghasilan keuangan Rp15,67 miliar, naik dari Rp8,74 miliar. Biaya keuangan Rp399,24 juta, bengkak dari Rp238,79 juta. 

Penghasilan lainnya Rp3,6 miliar, menanjak dari Rp2,37 miliar. Beban lainnya Rp2,83 miliar, susut dari Rp4,62 miliar. Laba sebelum pajak Rp226,55 miliar, mengalami lonjakan dari fase sama tahun 2024 sebesar Rp185,99 miliar. Beban pajak penghasilan Rp47,1 miliar, bengkak dari Rp39,11 miliar. 

Jumlah ekuitas terakumulasi sebesar Rp845,08 miliar, bengkak dari akhir tahun 2024 senilai Rp739,86 miliar. Total liabilitas tercatat Rp406,39 miliar, mengalami pembengkakan dari akhir tahun sebbelumnya Rp234,19 miliar. Jumlah aset terkumpul Rp1,25 triliun, melonjak dari akhir tahun sebbelumnya Rp974,06 triliun. (*)