Akuisisi 59,24 Persen DPUM, Rama Indonesia Kantongi Hasil Uji Tuntas
:
0
Pabrik pengolahan seafood PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM)
EmitenNews.com - PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) mengungkapkan adanya rencana pengambilalihan saham oleh Rama Indonesia yang berpotensi menjadi pengendali baru perseroan. Perusahaan tersebut berencana mengakuisisi 59,24% saham DPUM yang saat ini dimiliki oleh Pandawa Putra Investama.
Direktur Utama DPUM, Bambang Panca Putra, menyampaikan bahwa calon pengendali baru telah menyelesaikan proses uji tuntas (due diligence) terhadap perseroan. Saat ini, kedua pihak masih berada dalam tahap negosiasi terkait syarat dan ketentuan transaksi pengambilalihan.
“Rencana pengambilalihan ini tidak berdampak signifikan dari sisi hukum, kondisi keuangan, maupun terhadap kelangsungan usaha perseroan,” ujar Bambang dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Senin (9/3/2026).
Sebelumnya, Rama Indonesia telah mengumumkan proses negosiasi rencana akuisisi tersebut sesuai ketentuan Pasal 4 ayat (1) dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.
Direktur Rama Indonesia, Fransisda Marga Saputra, mengatakan rencana pengambilalihan dilakukan sebagai langkah investasi untuk mendukung pengembangan dan ekspansi bisnis grup ke depan.
Ia menambahkan, saat ini para pihak masih membahas sejumlah aspek penting, termasuk nilai final transaksi serta jadwal penyelesaian akuisisi. Setelah proses pengambilalihan rampung, Rama Indonesia sebagai pengendali baru akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai ketentuan regulator.
Sebagai informasi, Rama Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyediaan dan pengelolaan sumber daya manusia yang berbasis di Jakarta Utara.
Related News
KAQI Gaspol Ekspansi! Buka Cabang Baru di Kudus, Jawa Tengah
Bos Emiten Kabel Laut (KETR) Tampung Saham Divestasi Pengendali Rp9,6M
AMMN Karungkan Laba USD504 Juta H1 2026, Utang Bersih Drop 13 Persen
BEI Jerat Suspensi Enam Saham dengan Alasan Tertentu, Kapan Dibuka?
Lepas Suspensi Masuk FCA, 2 Saham Ini Kontras Harganya Naik dan Ambrol
2 Saham Penyandang UMA Masih Ngotot Ngegas, 1 Mentok ke Harga Atas





