EmitenNews.com - Bagi masyarakat pengguna jalan yang mengalami kondisi darurat jangan ragu untuk segera menghubungi layanan bantuan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mengungkapkan nomor baru Call Center 133 dibuat untuk mempermudah pengguna jalan yang mengalami kondisi darurat di jalan.

"Kode akses nomor 133 akan mempermudah pengguna jalan yang mengalami kondisi darurat untuk segera menghubungi layanan bantuan. Selain itu, nomor ini juga lebih mudah diingat karena angkanya yang unik," ujar Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A Purwantono dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Dengan nomor tiga digit, layanan menjadi lebih responsif serta memudahkan pengguna jalan dalam mengakses informasi, melaporkan kejadian darurat, maupun meminta bantuan kepada petugas di lapangan.

Melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara), Jasa Marga mencatat peningkatan volume lalu lintas pada lima Ruas Tol Regional Nusantara. Itu terjadi sejak H-10 hingga H-4 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah (H) atau 11-17 Maret 2026.

Total volume lalu lintas tercatat sebanyak 1.311.659 kendaraan. Jumlah tersebut meningkat 2,85 persen dari total volume lalu lintas normal yaitu 1.275.366 kendaraan.

Rincian volume lalu lintas ruas tol di lima ruas Regional Nusantara hingga H-4 Hari Raya Idul Fitri 1447 H, yakni Ruas Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa, tercatat 586.770 kendaraan. Terjadi peningkatan 1,66 persen dari total volume lalin normal yakni 577.165 kendaraan.

Sebanyak 151.890 kendaraan meninggalkan Kota Medan melalui GT Amplas. Ada peningkatan 6,55 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 142.554 kendaraan.

Sementara itu, sebanyak 138.751 kendaraan menuju kota Medan melalui GT Amplas, meningkat sebesar 2,66 persen dibanding normal yaitu 135.161 kendaraan.

Melalui Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi tercatat sejumlah 116.878 kendaraan melintas. Angka tersebut meningkat 10,27 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 105.991 kendaraan.

Dari situ diketahui 37.504 kendaraan tercatat masuk dari GT Kualanamu yang berasal dari arah Bandar Udara Internasional Kualanamu.