Alfamart (AMRT) Cetak Laba Rp 688 M di Q1-2022, Lonjakannya Sampai 35 Persen
EmitenNews.com — Emiten ritel minimarket dengan waralaba Alfamart yakni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) berhasil membukukan kinerja yang cemerlang pada kuartal pertama tahun 2022.
Mengutip laporan keuangan perseroan yang tidak diaudit pada kuartal I-2022, pendapatan AMRT naik 19,07% menjadi Rp 22,91 triliun, dari sebelumnya Rp 19,24 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Segmen penjualan makanan dan minuman menyumbang paling besar terhadap pendapatan neto perseroan, di mana segmen ini mengalami kenaikan sebesar 25,46% menjadi Rp 15,68 triliun, dari sebelumnya pada kuartal I-2021 sebesar Rp 12,49 triliun.
Sedangkan untuk segmen bukan makanan, pada kuartal I-2022 mencapai Rp 7,23 triliun, naik 7,33% dari sebelumnya sebesar Rp 6,74 triliun pada kuartal I-2021
Beban pokok pendapatan perseroan juga naik sebesar 19,6% menjadi Rp 17,99 triliun pada kuartal I-2022, dari sebelumnya pada kuartal I-2021 sebesar Rp 15,04 triliun.
Dengan ini, laba bruto perseroan naik 17,17% menjadi Rp 4,92 miliar di tiga bulan pertama tahun 2022. Adapun laba bersih tahun berjalan AMRTlompat 35,32% menjadi Rp 675,81 miliar pada kuartal I-2022, dari sebelumnya pada kuartal I-2021 sebesar Rp 499,39 miliar.
Sementara dari sisi neraca atau top line , total aset AMRT bertambah 15,06% menjadi Rp 31,64 triliun di kuartal I-2022, dari sebelumnya sebesar Rp 27,49 triliun di kuartal I-2021.
Sedangkan liabilitas perseroan juga naik sebesar 18,76% menjadi Rp 21,98 triliun, dari sebelumnya pada kuartal I-2021 sebesar Rp 18,5 triliun.
Sementara untuk ekuitas perseroan di tiga bulan pertama tahun 2022 meningkat sebesar 15,06% menjadi Rp 31,64 triliun, dari sebelumnya pada periode Januari hingga Maret 2021 sebesar Rp 27,49 triliun
Related News
Gandeng Taiheiyo Cement, SMGR Terjun ke Bisnis Soil Stabilization
Emiten Perhotelan FITT Batal Akuisisi PT Poseidon Shipping
Mau Ganti Pengendali, Saham Rp1 Geber Private Placement Rp822,9 Miliar
Seizin Investor, CYBR Usul Stock Split 1:2 Jadi 13,4 Miliar Saham
Efek Lebaran! Analis Sebut Saham MYOR, CMRY Berpotensi Hasilkan Cuan
Harga Minyak Melonjak, Tiga Saham Komoditas Ini Masih Diminati Asing





