Kapok Boncos, Broker Hapsoro (PADI) Catat Laba Meroket 113,19 Persen
Potret Hapsoro, Ultimate Beneficial Owner (UBO) dari PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. (PADI). Ilustrasi foto: EmitenNews/Aji.
EmitenNews.com - Minna Padi Investama (PADI) 2025 menyudahi rentetan performa negatif. Itu dibuktikan dengan koleksi laba Rp1,81 miliar. Meroket 113,19 persen dari periode sama tahun sebelumnya boncos sebesar Rp13,79 miliar. Efeknya, laba bersih per saham dasar broker asuhan Happy Hapsoro tersebut menjadi Rp0,16 dari sebelumnya minus Rp1,22.
Jumlah pendapatan Rp61,74 miliar, melangit 3.807,59 persen dari episode sama akhir 2024 sebesar Rp1,58 miliar. Kontribusi terbesar dari pendapatan kegiatan perantara perdagangan efek Rp60,23 miliar, melambung 6.045,91 persen dari Rp981,83 juta. Pendapatan kegiatan penjaminan emisi efek Rp1,15 miliar dari sebelumnya nihil.
Pendapatan dividen dan bunga Rp359,25 juta, anjlok dari Rp607,18 juta. Jumlah beban usaha Rp60,56 miliar, bengkak 271,53 persen dari Rp16,3 miliar. Beban terbesar berupa pencadangan penilaian portofolio efek Rp40,26 miliar, meroket 7.555,55 persen dari tekor Rp54,06 juta. Beban kepegawaian Rp11,08 miliar, naik dari Rp9,08 miliar.
Penyusutan Rp3,08 miliar, naik dari Rp3,08 miliar. Jasa profesional Rp1,19 miliar, bengkak dari Rp747,74 juta. Beban umum dan administrasi Rp1,07 miliar, naik dari Rp1,01 miliar. Laba usaha Rp1,18 miliar, mengalami peningkatan signifikan yaitu 108 persen dari periode sama tahun sebelumnya boncos Rp14,72 miliar.
Jumlah ekuitas terakumulasi Rp157,77 miliar, mengalami peningkatan dari akhir tahun 2024 sebesar Rp155,3 miliar. Defisit Rp119,63 miliar, turun tipis dari Rp122,37 miliar. Total liabilitas Rp98,76 miliar, bengkak dari akhir tahun sebelumnya Rp20,66 miliar. Jumlah aset Rp256,53 miliar, mengalami lonjakan dari Rp175,96 miliar. (*)
Related News
Buyback, Grup Lippo (NOBU) Siapkan Anggaran Rp50 Miliar
Akhiri 2025, STAA Raup Laba Rp1,6 Triliun
Lagi! Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp1,51 Miliar
Manjadi Mitra Koperasi Merah Putih, Ini Tindakan RUNS
Pendapatan Naik, Laba KMTR Merosot Menjadi Rp185 Miliar
WIFI dan Nokia Bakal Eksplorasi Evolusi Jaringan 6G di Indonesia





