Anak Usaha Adaro (ADRO) Butuh Rp1,26 T Untuk Bangun Smelter, CITA Siap Ambil Bagian
:
0
EmitenNews.com—PT Kalimantan Aluminium Industry, anak usaha PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) akan membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (Smelter) aluminium berkapasitas 2 juta ton per tahun di Kalimantan Utara dengan nilai proyek sebesar Rp925,74 miliar.
Untuk menopang kebutuhan listriknya, PT Kaltara Power Indonesia, anak usaha ADRO akan membangun pembangkit listrik dengan nilai proyek sebesar Rp343,56 miliar.
Mengutip keterangan resmi emiten tambang batu bara itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (22/12/2022) bahwa sumber dana dari kedua proyek dengan total nilai Rp1,26 triliun tersebut, berasal dari dua investor.
Rinciannya, Kalimantan Aluminium Industry akan menerbitkan 925.748 lembar saham baru dengan total nilai nominal Rp925,74 miliar.
Rencananya, Aumay Mining Pte Ltd akan menyerap sebanyak 595.124 lembar saham atau senilai Rp595,12 miliar. Sehingga Aumay akan mengempit 22,5 persen porsi saham Kalimantan Aluminium Industry.
Related News
Strategi PGE (PGEO), Dorong Peningkatan Produksi Listrik
Setelah J&T Cargo, Argo Pantes Amankan Kontrak Baru Rp48M Omya Group
Transformasi TelkomGroup Tunjukkan Hasil, Lihatlah Kinerja InfraNexia
IKBI Bakal Bagi Dividen Rp54,23 Miliar, Cek Jadwal Cum Date
BUMI Ungkap Perkembangan Terbaru Akusisi Perusahaan Tambang Australia
Pendapatan SOTS Naik Rugi Bersih Susut, Status Saham Masih HSC





