Anak Usaha IMPC Gandeng CCEPC Garap Proyek Waste-to-Energy di Bali
Ilustrasi: salah satu proyek yang digarap IMPC.
EmitenNews.com - PT Sirkular Karya Indonesia (SKI), anak usaha PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) yang berfokus pada pengembangan solusi keberlanjutan, resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT CCEPC Indonesia (CCEPC) guna mengembangkan proyek waste-to-energy (WTE) di Bali. Kerja sama ini membuka peluang kedua perusahaan untuk menjajaki proyek pengolahan sampah menjadi energi di wilayah tersebut.
Dalam kemitraan ini, SKI akan bertindak sebagai penyedia dukungan investasi, sementara CCEPC berperan memberikan dukungan teknis sebagai kontraktor EPC (engineering, procurement, construction) sekaligus O&M (operation & maintenance).
CCEPC juga akan menyiapkan studi kelayakan untuk SKI, melakukan kunjungan lapangan, serta menilai seluruh jenis limbah yang tersedia di fasilitas SKI. Selain itu, CCEPC berkomitmen memberikan dukungan penuh secara eksklusif untuk membantu SKI memenangkan setiap tender proyek WTE yang diikuti.
CCEPC Indonesia merupakan perusahaan rekayasa internasional dengan lebih dari 20 tahun pengalaman dalam teknologi energi kimia, pembangkit listrik ramah lingkungan, perancangan taman industri, serta pembangunan infrastruktur dan proyek sipil. Berbasis di Indonesia, perusahaan ini memiliki rekam jejak kuat dalam layanan teknologi, konsultasi, desain, penyediaan peralatan, konstruksi EPC, hingga manajemen operasional.
Direktur Utama SKI, Sugiarto Rometli, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat komitmen keberlanjutan.
“Dengan pengalaman teknis CCEPC, kami percaya proyek WTE di Bali dapat menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Sugiarto menambahkan, SKI terus berupaya memperluas kontribusi dalam ekonomi sirkular dan pengembangan solusi daur ulang. “Kami berharap langkah ini semakin memperkuat kontribusi SKI dalam mendorong praktik keberlanjutan di Indonesia.”
Pada perdagangan hari ini Selasa (25/11) saham IMPC naik 7,26 persen ke level Rp3.100 per saham. Dalam sebulan terakhir terbang 30,6 persen dari Rp2.380 pada 27 Oktober 2025.
Dalam enam bulan melesat 862,7 persen dari harga Rp322 pada 26 Mei 2025. Secara tahunan (YTD) melejit 765 persen dari harga Rp358 pada awal Januari 2025.
Related News
MDKA Bayar Pokok dan Bunga Obligasi Rp3,18 Triliun Pada 15 Desember
BRI Dukung Pembiayaan Sindikasi Rp2,2T Proyek Flyover Sitinjau Lauik
SOHO Diguyur Pinjaman Rp750 Miliar dari BNI, Tanpa Agunan!
Gagal Bayar, Surat Utang WIKA Sandang Label idD
VTNY Ungkap Pinjaman dari Symbiotics USD5 Juta
ASLC Perkuat Penetrasi Pasar Mobkas dengan Ekosistem Terintegrasi





