Antam (ANTM) Kebut Proyek Smelter Nikel Senilai USD1,4M
Potret Manajemen PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) pada PE LIVE 2025.
EmitenNews.com - PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dalam pemaparannya kepada publik, menjelaskan progres terkini target pembangunan smelter nikel Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) di Buli, Halmahera Timur pada saat gelaran Public Expose Live 2025, Kamis (11/9) bersama Bursa Efek Indonesia.
Direktur ANTM, Arianto S. Rudjito, menjelaskan bahwa proyek senilai USD1,4 miliar ini dikerjakan bersama Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. yang juga menggaet BUMN lain yakni, PT Industri Baterai Indonesia (IBI).
“Harapannya, pembangunan smelter RKEF bisa dimulai akhir September atau Oktober,” tutur Arianto saat perhelatan Public Expose LIVE yang dikutip Minggu (14/9).
Smelter ditargetkan rampung pada akhir 2026 dan mulai uji coba operasional atau Commercial Operation Date (COD) pada 2027.
Pada tahap awal, smelter ditargetkan menghasilkan nickel pig iron sebesar 88.000 ton per tahun. ANTM memegang 40% saham dalam proyek pemurnian ini, yang diharapkan memperkuat posisi perseroan dalam rantai pasok nikel global.
Sebagai informasi, Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. merupakan anak raksasa industri baterai asal China yakni, CATL atau Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. yang sempat listing perdana pada Mei 2025 lalu dan tercatat sebagai IPO terbesar dunia tahun ini.
Related News
Panggilan RUPSLB PLIN, Bahas Pengurangan Modal dan Penjaminan Aset
Tak Hanya BCA, Ini Sederet Emiten yang Siap Buyback Saham
WIIM Integrasikan Operasi Divisi Filter Lewat Office Block Baru
Lanjutkan Hajatan Obligasi Rp3T, Hino Finance Rilis Rp800M
Kinerja Produksi 2025 Solid, IPCM Siap Tancap Gas di 2026
Puncaki ARA Saat yang Lain ARB, Saham STAR Berujung Suspensi





