EmitenNews.com - Arus mudik Lebaran 2026 mulai terlihat di sejumlah ruas tol utama. Selama periode H-10 hingga H-7 Idulfitri 1447 Hijriah atau pada 11–14 Maret 2026, tercatat sebanyak 650.213 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama yakni GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi.

“Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek meningkat 7,1 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 607.351 kendaraan,” ujarnya.

Dari total kendaraan tersebut, mayoritas pemudik bergerak menuju arah Timur yakni Trans Jawa dan Bandung dengan jumlah 297.893 kendaraan atau sekitar 45,8 persen dari total lalu lintas.

Kendaraan yang menuju arah Barat ke Merak tercatat sebanyak 210.397 kendaraan atau sekitar 32,4 persen. Sementara kendaraan menuju arah Selatan ke kawasan Puncak mencapai 141.923 kendaraan atau sekitar 21,8 persen.

Untuk jalur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama di ruas Tol Jakarta–Cikampek, jumlah kendaraan tercatat mencapai 168.863 unit atau melonjak 41,7 persen dibandingkan kondisi normal.

Sedangkan arus kendaraan menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama di ruas Tol Cipularang mencapai 129.030 kendaraan atau turun 4,7 persen dari lalu lintas normal.

Secara keseluruhan, lalu lintas menuju arah Timur melalui kedua gerbang tol tersebut mencapai 297.893 kendaraan atau meningkat 17 persen dibandingkan kondisi normal.

Sementara itu, kendaraan yang menuju arah Merak melalui GT Cikupa di ruas Tol Tangerang–Merak tercatat sebanyak 210.397 kendaraan atau naik 5,3 persen dari kondisi normal.

Adapun kendaraan menuju kawasan Puncak melalui GT Ciawi di ruas Tol Jagorawi mencapai 141.923 kendaraan atau turun 7,2 persen dari lalu lintas normal.

Secara khusus pada Sabtu (14/3) atau H-7 Lebaran, volume kendaraan yang meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama mencapai 190.643 kendaraan atau meningkat 12,8 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 169.009 kendaraan.

Menurut Rivan, lonjakan cukup signifikan mulai terlihat pada kendaraan yang menuju Trans Jawa.

“Kendaraan yang mengarah ke Trans Jawa tercatat mencapai 60.723 kendaraan atau naik 89,3 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 32.070 kendaraan,” katanya.

Dison tarif

Untuk mengurai kepadatan arus mudik, Jasa Marga mulai memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen sejak Minggu (15/3) pukul 00.00 WIB hingga Senin (16/3) pukul 24.00 WIB atau pada H-6 hingga H-5 Lebaran.

Diskon tersebut diberikan bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dengan kartu uang elektronik di sembilan ruas tol yang dikelola Jasa Marga Group, baik di jaringan Trans Jawa, Trans Sumatra, maupun wilayah Bandung–Cisumdawu.

Selain itu, rekayasa lalu lintas berupa pembatasan operasional angkutan barang juga telah diberlakukan di sejumlah ruas tol Jasa Marga sejak 13 Maret hingga 29 Maret 2026 berdasarkan diskresi kepolisian.