Arus Puncak Mudik Di Penyeberangan Merak Diprediksi Rabu 18 Maret
Kementerian Perhubungan memperkirakan arus puncak mudik penyeberangan dari kawasan Merak di tanggal 18 Maret.(Foto: Merdeka)
EmitenNews.com - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meninjau pelabuhan Merak, Banten, Jumat (13/3). Melalui kunjungan ini, pemerintah pastikan sarana dan prasarana pelabuhan penyeberangan dari Jawa ke Sumatera siap menyambut perjalanan mudik Lebaran 2026.
Menhub Dudy mengatakan kesiapan sarana dan prasarana pelabuhan penyeberangan di kawasan Banten sudah lebih baik jika dibandingkan tahun sebelumnya.
"Pada masa angkutan lebaran 2026 akan disediakan empat pelabuhan penyeberangan dari Jawa menuju Sumatera dengan jumlah kapal yang bertambah dari tahun sebelumnya. Kami harap arus kendaraan menuju Sumatera lebih lancar lagi," tutur Menhub.
Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan pihak terkait telah menyiapkan empat jalur penyeberangan yaitu Merak-Bakauheni, Ciwandan-PT. Wijaya Karya Beton, Ciwandan-Bakauheni, serta BBJ Bojonegara-BBJ Muara Pilu. Sementara pelabuhan PT. Krakatau Bandar Samudera-Pelabuhan Panjang disiapkan sebagai contingency plan.
Kemenhub juga telah menyiapkan titik-titik buffer zone di sisi Pelabuhan Merak, meliputi buffer zone jalan arteri di area parkir Munic Line dan Cikuasa Atas, buffer zone jalan tol di rest area KM 13A, rest area KM 43A dan rest area KM 68A, serta buffer zone pelabuhan di Pelabuhan Merak, Pelabuhan Indah Kiat, Pelabuhan BBJ Bojonegara, dan Pelabuhan Ciwandan.
"Prediksi arus puncak mudik penyeberangan dari kawasan Merak di tanggal 18 Maret, tetapi kami juga mengantisipasi kemungkinan sudah mulai terjadi lonjakan mulai nanti malam hingga tanggal 15 Maret 2026," lanjut Menhub Dudy.
Untuk mengatur pergerakan angkutan orang dan barang khususnya di pelabuhan penyeberangan Merak, Menhub Dudy menyampaikan adanya Surat Keputusan Bersama (SKB). "Kami telah mengatur pembagian pelabuhan berdasarkan sumbu dan golongan kendaraan. Pelaksanaannya harus dilakukan dengan penuh komitmen, dengan disiplin sehingga bisa menjadi lancar dan tidak mengganggu kelancaran arus mudik," imbuhnya.
Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik melalui Pelabuhan Merak dan sekitarnya, Menhub mengimbau untuk selalu senantiasa memantau informasi yang tepat melalui kanal resmi dan tidak terpengaruhi oleh kabar hoax dengan sumber yang tidak jelas. "Kami sediakan layanan live yang akan menyajikan informasi kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan baik," ungkapnya.(*)
Related News
Tokoh HAM Ramai-Ramai Kutuk Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Menhub Buka Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2026
Kasus Korupsi Kuota Haji, Tahan Gus Yaqut KPK Beberkan Sejumlah Bukti
Presiden Tunjuk Advokat Asal Tanjung Karang Ini Jadi Dirjen Imigrasi
Kembangkan Bioenergi dari Singkong Hingga Sawit, Ini Target Pemerintah
KPK Tangkap Bupati Cilacap, OTT Ketiga di Bulan Ramadan 2026





