AS-Iran Damai, IHSG Lanjutkan Tren Positif
:
0
Tampak gedung Bursa Efek Indonesia bernuansa Imlek. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street akhir pekan lalu kompak ditutup menguat. Itu seiring lompatan signifikan harga saham SpaceX usai Initial Public Offering (IPO), dan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dengan Iran tercapai. Produsen roket milik Elon Musk mencatat perdana saham di Nasdaq dengan kode SPCX.
Pada hari pertama debut SPCX ditutup menguat signifikan 19,22 persen menjadi USD160,95 dari harga IPO USD135 per lembar. Kenaikan itu, sekaligus membuat keyakinan investor kembali muncul, dan menimbulkan rasa percaya kalau saham lain mungkin sudah di bawah nilai wajar (undervalue).
Sementara itu, perdana menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan draf kesepakatan damai telah disetujui. Media Iran melaporkan isi nota kesepahaman antara Amerika dan Iran meliputi komitmen Amerika untuk mencabut sanksi minyak, dan komitmen Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Penguatan indeks bursa Wall Street, kesepakatan damai antara Amerika dengan Iran, aksi beli investor asing, dan penguatan nilai tukar rupiah diprediksi menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG). So, IHSG diprediksi melanjutkan penguatan dengan kisaran support 5.900-5.790, dan resistance 6.115-6.225.
Berdasar data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham Bank Syariah Indonesia alias BSI (BRIS), Alamtri Andalan (AADI), Alamtri Resources (ADRO), Alamtri Minerals (ADMR), Indika Energy (INDY), dan Bumi Resourcse (BUMI). (*)
Related News
Wartawan Foto Adu Jitu di Balik Lensa dan Joran
Daftar Top Losers Sepekan, Cek Saham Apa Saja
Daftar Saham Top Gainers Sepekan, BACH Pimpin Klasemen
IHSG Menguat Tipis 0,64 Persen Sepekan, Asing Net Buy Rp7,1 Triliun
Tren Diversifikasi Aset Digital di Tengah Pemulihan Pasar Kripto
Akhiri Juli IHSG Melesat ke 6.236, Dua Saham Bakrie Volume Teraktif





