Asing Lepas Saham PT Gudang Garam (GGRM) Rp83,3 Miliar, IHSG Ditutup Tergerus 0,46 Persen
:
0
EmitenNews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 28,95 poin atau 0,46 persen ke level 6.261,59 di akhir perdagangan Selasa (3/9). Sebanyak 185 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 272 saham mengalami penurunan harga serta 136 saham tak mengalami perubahan harga dengan total volume perdagangan saham di bursa mencapai 15,20 miliar saham dengan total nilai Rp 7,87 triliun. Tiga sektor yang menguat adalah sektor konstruksi yang naik 0,19 persen, sektor consumer goods naik 0,19 persen dan sektor perdagangan naik 0,04 persen. Sedangkan tiga sektor dengan penurunan terdalam adalah sektor infrastruktur yang turun 1,29 persen, sektor aneka industri turun 1,07 persen dan sektor keuangan turun 0,80 persen. Saham-saham yang mengalami kenaikan harga diantaranya MKPI sebesar Rp2.600 menjadi Rp16.850 per lembar dan GGRM sebesar Rp1.150 menjadi Rp67.750 per lembar serta STTP sebesar Rp770 menjadi Rp3.880 per lembar. Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya SUPR sebesar Rp1.030 menjadi Rp4.120 per lembar dan RDTX sebesar Rp900 menjadi Rp7.100 per lembar serta UNVR sebesar Rp475 menjadi Rp47.475 per lembar. Saham-saham yang teraktif diperdagangkan yakni IPTV sebanyak 37.805 kali senilai Rp53,13 miliar diikuti APLN sebanyak 21.522 kali senilai Rp200,89 miliar serta KEEN sebanyak 12.474 kali senilai Rp59,61 miliar. Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 399,05 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 83,3 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 71,8 miliar dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 28,6 miliar.
Related News
INACO JELI Resmi IPO: Free Float 21,01%, Masuk Papan & Indeks Ini
Dulu Merajai Sekolah Era 2000an, Kini BATA Mode Bertahan Hidup
Pendapatan Turun 12,3%, Margin BSDE Justru Menguat Berkat Ini
WMPP Profit Rp130M Tapi Diberi Cap Opini Wajar dengan Pengecualian
Saham HSC Bertambah jadi 15, Ada Kepemilikan Saratoga & Thohir
Di Ambang Delisting, Emiten BUMN Sakit Ini Unjuk Rapor Hijau





