Atasi Backlog, GRIA Fokus Bangun Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
:
0
EmitenNews.com -Kebutuhan akan ketersediaan rumah (backlog) setiap tahun semakin meningkat. Seperti disampaikan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna, di tahun 2023, angka backlog di Indonesia mencapai 12,71 juta unit.
Tingginya angka backlog terjadi oleh beberapa faktor, namun yang paling umum penyebabnya adalah kesenjangan lebar antara proses pembangunan fisik rumah dengan populasi penduduk yang setiap tahun meningkat.
Adapun Pemerintah telah melakukan sejumlah strategi untuk mengatasi persoalan backlog tersebut.
Mulai dari peningkatan alokasi APBN untuk pembangunan perumahan rakyat, mempermudah pembiayaan perumahan, hingga pemberian berbagai skema subsidi seperti (SBUM), Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Bantuan Pembiayaan Perumahan berbasih Tabungan (BP2BT) serta Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
Sementara itu, PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (Ingria) sebagai pengembang perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mendukung penuh program dan strategi pemerintah dalam mengatasi persoalan backlog tersebut.
Related News
TBS Energi (TOBA), 14 Ribu Motor Listrik Beroperasi, Tumbuh 115%
Perkuat Kinerja, Bank Ganesha (BGTG) Optimalkan Penyaluran Kredit
Pendapatan Dyandra Media (DYAN) Rp974 Miliar, Terbesar dari MICE
Kinerja Keuangan Solid, Total Aset Emiten Aguan (PANI) Rp51 Triliun
BCA Bantah Rumor Merger, Harga Saham Akhir Oktober Menguat
Emiten Martua Sitorus Pastikan Bank of Singapore Bukan Pemegang Saham





