EmitenNews.com - Bawang putih impor bakal masuk. Kementerian Perdagangan memastikan pasokan bawang putih impor segera masuk pasar domestik. Dengan begitu diharapkan mampu menekan harga yang terus meningkat menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Persetujuan impor sudah dikeluarkan.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen PDN) Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan menyebut, pemerintah telah menerbitkan seluruh persetujuan impor (PI) bawang putih untuk para pelaku usaha yang tercatat dalam sistem Indonesia National Single Window (INSW).

"Seharusnya minggu-minggu ini sudah mendarat tuh bawang putihnya di Tanjung Priok, di akhir Januari ini atau di awal Februari 2026. Kalau barangnya sudah ada, otomatis harga akan turun, akan sesuai dengan harga acuan," ujar Iqbal Shoffan Shofwan di Jakarta, Kamis (20/1/2026).

Hasil rapat koordinasi antar kementerian dan lembaga menunjukkan bahwa bawang putih menjadi komoditas yang perlu mendapat antisipasi khusus. Namun, setelah PI diterbitkan, ia menilai persoalan tersebut telah terselesaikan.

"Akhir Januari atau awal Februari ini bawang putih tersebut sudah mendarat di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Jadi nggak ada hal yang perlu dikhawatirkan," jelasnya lagi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga komoditas bawang putih telah mengalami tren kenaikan secara nasional hingga Rp39.810 per kilogram pada minggu keempat Januari 2026.

Dalam penjelasannya, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, rata-rata harga bawang putih pada minggu keempat Januari 2026 di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) konsumen, yang ditetapkan sebesar Rp38.000 per kilogram.

"Secara nasional ada tren kenaikan harga. Harga bawang putih di bulan Desember adalah Rp39.030 per kilogram. Januari sampai minggu keempat, harga rata-rata sudah mencapai Rp39.810 per kilogram," kata Amalia di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Kenaikan harga ini telah terjadi sejak Desember 2025. Kenaikan harga tersebut terjadi terutama di wilayah Kabupaten Natuna, Halmahera Selatan, Flores Timur, Rote Ndao, Lombok Tengah dan lainnya.

Kenaikan harga bawang putih terjadi di 57,78 persen wilayah di Indonesia dan berada di 208 kabupaten/kota. Harga tertinggi mencapai Rp100 ribu per kilogram, di Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten Pegunungan Bintang.

Apa kabar produksi bawang putih dalam negeri?. ***