EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) awal pekan (13/5) ditutup anjlok 73,72 poin atau 1, 19 persen ke level 6135,39. Sebanyak 146 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 302 saham mengalami penurunan harga serta 134 saham tak mengalami perubahan harga dengan nilai transaksi Rp6,66 triliun. Sementara investor asing membukukan jual bersih (net sell) Rp691 miliar. Saham-saham yang mengalami kenaikan harga diantaranya LPGI sebesar Rp500 menjadi Rp4.100 per lembar dan ITMG sebesar Rp325 menjadi Rp17.775 per lembar dan UNIC sebesar Rp220 menjadi Rp4.210 per lembar. Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantarnya DUTI sebesar Rp1.425 menjadi Rp5.725 per lembar dan GGRM sebesar Rp1.225 menjadi Rp82.100 per lembar serta TKIM sebesar Rp775 menjadi Rp7.000 per lembar. Saham-saham teraktif yang diperdagangkan yakni ERAA sebanyak 10.339 kali senilai Rp78,41 miliar diikuti PTBA sebanyak 8.436 kali senilai Rp138,58 miliar serta BBRI sebanyak 7.966 kali senilai Rp295,86 miliar.
Related News
Dikira Cuan Gede Berkat Lawson, Ternyata Alfamidi Untung Karena Ini!
Pasar Pulau Jawa Mulai Jenuh, Kok Bisa Laba Alfamart Naik 8,3 Persen?
Di Balik Laba Bersih USD127,2 Juta CDIA, Ini Tantangan Sebenarnya!
IHSG Melesat Rp25T: Kenapa Net Buy Asing Tipis & BBNI Anjlok?
Saham Big Banks Lain Terbang Puluhan Persen, Kok BBRI Merah Sendiri?
Proyeksi IHSG: Efek Perang Timur Tengah & Arah Dana Asing Pasca Libur





