EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melemah. Itu tidak lepas dari aksi profit taking pemodal sepanjang perdagangan hari ini, Kamis (7/10). Posisi resisten Indeks saat ini berada di kisaran 6.507, sedang titik support berada di level 6.373.
”Profit taking kemungkinan dilakukan pelaku pasar melihat penguatan yang terjadi secara signifikan pada perdagangan kemarin, dan kembali meningkatnya US 10 Year Treasury Bond Yield,” tutur Salvian Fernando, Equity Research Analyst Victoria Sekuritas.
Secara teknikal, saham layak untuk diperhatikan yaitu saham BFI Finance (BFIN). Pada perdagangan kemarin, saham BFI Finance mengalami pelemahan 1,5 persen. Kini, area support saham BFI Finance berada pada level Rp955 per saham.
Menilik indikator stochastic, MACD sudah masuk area oversold, dan level resistance level Rp1.025, ada peluang saham BFI Finance untuk menguat sangat terbuka. Selanjutnya, rekomendasi trading buy saham BFI Finance berada di kisaran Rp990 per saham. Saham lain tidak kalah seksi untuk koleksi yaitu AKR Corporindo (AKRA), dan XL Axiata (EXCL). (*)
Related News
IHSG Sepekan Menghijau, Tapi Risiko Masih Mengintai
Awal 2026, BTN Rajai Penyaluran KPR Sejahtera FLPP
Produksi Jagung Pangan Untuk Industri Digenjot, Targetnya 18 Juta Ton
Wamenkeu: Tarif Layanan Seharusnya Bukan Fokus Cari Untung
Aset Perbankan Syariah Capai Angka Tertinggi Sepanjang Masa
Sektor Halal Value Chain Tumbuh 6,2 Persen Pada 2025





