EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melemah. Itu tidak lepas dari aksi profit taking pemodal sepanjang perdagangan hari ini, Kamis (7/10). Posisi resisten Indeks saat ini berada di kisaran 6.507, sedang titik support berada di level 6.373.
”Profit taking kemungkinan dilakukan pelaku pasar melihat penguatan yang terjadi secara signifikan pada perdagangan kemarin, dan kembali meningkatnya US 10 Year Treasury Bond Yield,” tutur Salvian Fernando, Equity Research Analyst Victoria Sekuritas.
Secara teknikal, saham layak untuk diperhatikan yaitu saham BFI Finance (BFIN). Pada perdagangan kemarin, saham BFI Finance mengalami pelemahan 1,5 persen. Kini, area support saham BFI Finance berada pada level Rp955 per saham.
Menilik indikator stochastic, MACD sudah masuk area oversold, dan level resistance level Rp1.025, ada peluang saham BFI Finance untuk menguat sangat terbuka. Selanjutnya, rekomendasi trading buy saham BFI Finance berada di kisaran Rp990 per saham. Saham lain tidak kalah seksi untuk koleksi yaitu AKR Corporindo (AKRA), dan XL Axiata (EXCL). (*)
Related News
IHSG Siang (20/8) Terbang 1,47 Persen, Hampir Seluruh Sektor Menghijau
Efek IJEPA: Kuota Bebas Bea Nanas Naik, Saham Agro Siap Mejit
IHSG Meluncur Naik 1 Persen ke Level 6.458, Saham Emas Kompak Ngegas!
Mobil Listrik Bermasalah, Kemendag Panggil BYD Indonesia
Transformasi SDM Topang Kinerja, BTN Borong Empat Penghargaan ini
88 Persen Geotermal Mangkrak, Pemerintah Evaluasi Izin





