EmitenNews.com - Terbuka lagi peluang untuk menjadi calon mitra dalam pengembangan proyek Waste-to-Energy (WtE) di Tanah Air. Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) telah membuka pendaftaran baru bagi perusahaan yang berminat mengerjakan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Indonesia.

Dalam keterangannya Kamis (19/3/2026), Director of Investment Danantara Investment Management, Fadli Rahman mengatakan, ini gelombang pendaftaran kedua setelah proses seleksi mitra pada gelombang pertama di Bekasi, Denpasar Raya, Bogor Raya dan Yogyakarta.

Pendaftaran baru ini bagian dari upaya Danantara Indonesia dalam memperluas partisipasi perusahaan nasional maupun global dalam pengembangan infrastruktur pengolahan sampah modern di Indonesia.

“Sebelumnya proyek ini telah menarik minat berbagai perusahaan dan investor internasional demi bersama-sama bergerak menyelesaikan isu darurat sampah nasional," ujar Fadli Rahman.

Program mengubah sampah jadi listrik ini bagian dari implementasi kerangka regulasi nasional dalam pengelolaan sampah, termasuk Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang mengatur pengolahan sampah perkotaan menjadi energi melalui teknologi ramah lingkungan.

Danantara Indonesia membuka kesempatan bagi badan usaha nasional maupun internasional yang memiliki pengalaman, kapasitas, dan kapabilitas dalam pengembangan proyek PSEL. Silahkan mengikuti proses pembentukan Daftar Penyedia Terverifikasi (DPT) yang berfungsi sebagai daftar prakualifikasi bagi perusahaan yang memenuhi kriteria untuk berpartisipasi.

Nantinya, perusahaan yang masuk dalam DPT akan menjadi bagian dari kelompok calon mitra yang berpotensi dilibatkan dalam pengembangan proyek PSEL di Indonesia pada tahap selanjutnya.

"Inisiatif ini bagian dari komitmen Danantara Indonesia dalam mendukung agenda penanganan darurat sampah nasional sekaligus pengembangan energi hijau yang berkelanjutan," katanya.

Dengan pendekatan investasi strategis dan proses seleksi yang profesional, Danantara Indonesia berupaya memastikan proyek Waste-to-Energy dapat berjalan dengan teknologi yang tepat. Tentu juga tata kelola yang baik, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Proses pembukaan DPT ini juga diharapkan dapat semakin memperluas minat investor dan mitra teknologi global untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah termutakhir di Indonesia.

Danantara Indonesia akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, investor, pelaku industri, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat implementasi solusi pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Selain itu, pembukaan kembali DPT dilakukan untuk meningkatkan pilihan teknologi dan memperluas pendanaan dari berbagai negara, serta semakin memperkuat investasi di dalam negeri.

Untuk mengetahui proses pendaftaran dan informasi lebih lanjut mengenai persyaratan serta tahapan seleksi dapat diakses melalui laman resmi Danantara Indonesia. ***