Babe Haikal Bahas Rantai Pasok Produk Halal dengan Inggris
:
0
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Ahmad Haikal Hasan. Dok. BPJPH.
EmitenNews.com - Indonesia dan Inggris membahas penguatan rantai pasok produk halal kedua negara. Kedua pihak masing-masing melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Kamar Dagang Inggris (BritCham) di Indonesia, juga membahas implementasi Jaminan Produk Halal (JPH) di Indonesia.
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (22/5/2026), mengatakan sertifikasi halal bukan hambatan perdagangan. Halal adalah customer satisfaction dan loyalitas pelanggan.
“Ketika kepastian halal terbangun dengan baik, maka produk akan memiliki nilai tambah dan daya saing yang semakin kuat di pasar global,” kata Babe Haikal.
Menurut Haikal, pertemuan dengan BritCham juga menjadi forum dialog strategis antara regulator dan pelaku usaha multinasional dalam memperkuat implementasi kewajiban sertifikasi halal sekaligus mendukung kelancaran perdagangan dan distribusi produk di pasar global.
Selain itu, Haikal juga menegaskan bahwa implementasi wajib halal merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan daya saing produk sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen global yang beredar di Indonesia.
BPJPH terus membuka ruang dialog bersama pelaku usaha agar implementasi regulasi dapat berjalan secara bertahap, adaptif, dan tetap mendukung keberlangsungan industri nasional maupun internasional.
“Yang terpenting adalah bagaimana ekosistem halal ini tumbuh bersama. Regulasi berjalan, pelaku usaha juga mendapatkan kepastian dan pendampingan,” ujar dia.
Sementara itu, Executive Director BritCham Indonesia Anggarini Sesotyoningtyas menyampaikan apresiasi atas keterbukaan BPJPH dalam membangun komunikasi bersama dunia usaha internasional.
Dialog yang konstruktif sangat penting dalam mendukung implementasi halal yang efektif dan selaras dengan dinamika rantai pasok global.
“Kami berterima kasih atas keterbukaan dialog ini. Kami membawa berbagai perwakilan bisnis bersama British Embassy untuk berdiskusi mengenai implementasi halal di Indonesia. Kami juga ingin memberikan masukan langsung dari lapangan,” ujar Anggarini Sesotyoningtyas. ***
Related News
Berantas Korupsi, Menteri PU Tidak Mau Korbankan Pegawai Kecil
10 Perusahaan Pelaku Under Invoicing Masuk Radar BPKP dan Kejagung
Perkuat Magang Nasional, Angkatan Kerja dapat Sertifikat Keahlian
Stabilkan Harga, Pemerintah Bakal Banjiri Minyak Goreng Hingga Juni
Indonesia Credit Spotlight Menavigasi Ketahanan Ekonomi Indonesia 2026
Rapat di DPR, Menhub Ungkap Kronologi Insiden Maut KA di Bekasi Timur





