EmitenNews.com - PT Trisula Textile Industries (BELL) mengantongi restu buyback 725 juta lembar atau maksimal 10 persen dari modal disetor. Nah, untuk kepentingan itu, perseroan telah menyediakan dana Rp55 miliar.


Perseroan berharap buyback saham meningkatkan kinerja saham menjadi lebih stabil. Memberi fleksibilitas lebih besar dalam pengelolaan modal untuk mencapai struktur permodalan efisien. ”Kami optimistis ke depan kinerja Trisula Textile akan lebih baik,” tutur R Nurwulan Kusumawati, Direktur Perusahaan Trisula Textile. 


Menyusul buyback itu, Trisula memperkirakan tidak akan ada dampak penurunan pendapatan, dan dampak negatif lain. Aksi itu, diharap tidak akan memengaruhi kegiatan usaha, dan operasional. Itu karena Trisula telah memiliki modal kerja cukup untuk menjalankan kegiatan usaha. 


Di sisi lain, Trisula juga secara rutin membagi dividen setiap tahun. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), perseroan telah disetujui membagi dividen 48,65 persen dari laba bersih 2021 atau sebesar Rp2,030 miliar. ”Kami bersyukur secara rutin membagi dividen kepada para pemegang saham. Ini merupakan apresiasi kepada para pemegang saham karena telah mendukung perseroan untuk terus berkembang menjadi lebih baik. Selebih laba bersih untuk cadangan wajib,” ucap Nurwulan. 


Sekadar informasi, sepanjang 2021 Trisula Textile berhasil meraih pertumbuhan laba usaha 106,3 persen melalui berbagai efisiensi. Perseroan juga gencar memasarkan produk lokal di pasar internasional dengan bukti kinerja ekspor pada 2021 meningkat 40,42 persen. 


Pada 2021, perseroan terus mendorong penjualan ritel dengan meraih penjualan ritel Rp84,5 miliar atau naik 12,1 persen. Produk ritel perseroan terdiri dari pakaian jadi dengan merek JOBB dan Jack Nicklaus yang sudah dipasarkan di berbagai wilayah strategis di Indonesia. 


Selanjutnya, sepanjang 2022, perseroan akan terus meningkatkan kinerja dengan berbagai strategi. Mulai penjualan secara omnichannel, yakni online dengan melalui berbagai marketplace dan memperluas platform e- commerce Yukshopping.com, maupun offline melalui toko ritel. 


Perseroan juga akan memperluas pasar domestik dan ekspor untuk berbagai produk. Mulai kain, pakaian ritel, seragam, dan aksesoris pakaian. Terus berinovasi membuat produk-produk berkualitas untuk kebutuhan pasar. ”Kami juga fokus pada aspek bisnis keberlanjutan. Kami yakin prospek bisnis perseroan makin baik, dan berharap terus meningkatkan kinerja,” harap Nurwulan. (*)