Bangun Fondasi Baru, Segini Target Harga BEEF
:
0
Ilustrasi grafik perdagangan saham BEEF. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Adaptasi menjadi kunci memperoleh ruang pertumbuhan baru. Itu amat krusial dalam dinamika pasar terus berubah. Narasi tersebut tampak mulai terlihat pada Estika Tata Tiara (BEEF). Terutama setelah BEEF mengubah strategi bisnis dalam dua tahun terakhir.
Riset SimInvest pada 18 Juni 2026 menilai, pergeseran fokus menuju perdagangan daging beku impor menjadi motor utama pertumbuhan perseroan. Segmen tersebut telah mendominasi pendapatan, dan didukung kapasitas cold storage makin besar, sementara permintaan daging nasional masih ditopang defisit pasokan domestik.
Analis juga melihat potensi ekspansi margin seiring pengembangan bisnis penggemukan sapi, dan usaha dairy menawarkan profitabilitas lebih tinggi dibanding perdagangan daging beku. Diversifikasi itu, diperkirakan menjadi penopang pertumbuhan laba dalam beberapa tahun ke depan.
Selain itu, kebutuhan protein hewani di Indonesia dinilai masih memiliki prospek struktural yang baik, didukung pertumbuhan populasi, agenda ketahanan pangan, serta kebutuhan impor untuk menutup kesenjangan produksi domestik.
Dengan kombinasi transformasi model bisnis, ekspansi infrastruktur, dan peluang pasar besar, SimInvest memulai cakupan atas saham BEEF dengan rekomendasi buy dengan target harga Rp235 per saham, sembari mengingatkan risiko berupa volatilitas harga daging, persaingan, dan perubahan kebijakan pemerintah. (*)
Related News
Dana IPO RANS Telah Dipakai Buat Pelunas Utang Rp29,95M, Sisanya Nanti
Laba MYOR Naik Tipis, Arus Kas Operasi Melejit 315,8 Persen
Usai Melejit ARA, 2 Saham Lanjut Terkapar Ketika Dinaikkan Status UMA
IATA Punya Logo Baru, Tanda Lepas dari Harry Tanoe?
Tersungkur ARB Usai Buka Suspensi Jilid II, Saham RGAS Tak Lagi Ngegas
Saham Lanjut Ngegas 91% Terobos UMA Berakhir Distop BEI, Kapan Dibuka?





