Bangun Pabrik di Sumedang, Tays Bakers (TAYS) Perluas Pasar Produk Unggulan
:
0
EmitenNews.com - PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS), produsen makanan ringan sehat asal Indonesia yang telah menembus pasar internasional, telah menyelenggarakan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perdananya pada hari Rabu, 29 Juni 2022.
TAYS menyampaikan berbagai kondisi perusahaan, termasuk pencapaian perusahaan yang berhasil membukukan pendapatan terbesarnya yaitu Rp315,9 Miliar serta laba positif sebesar Rp. 4,9 Miliar sepanjang tahun 2021.
Sebelumnya, TAYS mencatatkan peningkatan pertumbuhan penjualan sebesar 2,5% yang berasal dari unit bisnis biskuit & crackers, terutama TRICKS, sebagai produk unggulan Tays Bakers. Selain keunikan yang ditawarkan TRICKS sebagai snack sehat olahan kentang asli yang memiliki berbagai varian cita rasa unik dan kadar kurang dari 100 kalori per sachet, strategi efektivitas, efisiensi, dan inovasi yang diterapkan merupakan kunci dari peningkatan kinerja perseroan.
Kedepannya, kami akan terus meningkatkan kinerja perusahaan melalui strategi efektivitas, efisiensi, dan inovasi, khususnya bagi produk dan kinerja perusahaan kami untuk memperluas target pasar produk kami, terutama TRICKS, sebagai salah satu produk unggulan kami,” ungkap Alexander Anwar, CEO Tays Bakers.
Selain peningkatan laba bersih, perseroan juga melaporkan alokasi dana dari hasil penawaran umum sebesar Rp79,927,288,060 yang akan ditujukan untuk kebutuhan dan perkembangan perusahaan seperti; pembangunan pabrik baru di Sumedang, pembayaran uang muka pembelian dan instalasi mesin produksi perseroan, pembelian bahan baku produksi, dan pelunasan pembelian dan instalasi mesin produksi perseroan.
Related News
Penyegaran, PSKT Usung Anak Hapsoro dan Arsjad Rasjid sebagai Direksi
Dividen Alfamart (AMRT) Naik Jadi 50 Persen Laba 2025, Setara Rp1,7T
Tujuh Petinggi Ramai-ramai Undur Diri, AMFG Siap Rombak Manajemen
Raih Pinjaman Hijau Rp13,53 Triliun, Vale (INCO) Cetak Sejarah Tambang
Pudjiadi (PUDP) Pastikan Bagi Dividen, Cair Juli 2026
PGUN Siap Divestasi Saham Pendiri Kejar Free Float 12,5% pada 2027





