Bank Amar (AMAR) Patok Right Issue Rp280 per Saham Rasio 100:33, Ini Jadwalnya
:
0
EmitenNews.com - PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) ana melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) alias right issue sebanyak 4.560.722.760 saham baru atau sebesar 24,81% dari modal ditempatkan disetor penuh Perseroan setelah PMHMETD II dengan nilai nominal Rp100 setiap saham.
dalam prospektus yang diterbitkan Bank Amar disebutkan, HMETD akan dibagikan kepada para pemegang saham Perseroan yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 6 Desember 2022 dimana setiap pemilik 100 saham lama Perseroan akan memperoleh 33 HMETD. Setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp280 per saham, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan Pembelian Saham (“FPPS”). Dari PMHMETD II ini Bank Amara bakal meraup dana adalah sebesar Rp1.277.002.372.800,00 atau Rp1,277 triliun.
Berdasarkan Surat Pernyataan Kesanggupan Dalam Rangka Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II PT Bank Amar Indonesia Tbk tanggal 25 Oktober 2022, Tolaram menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD sesuai dengan porsi kepemilikan sahamnya.
Tolaram adalah Pemegang Saham Utama Perseroan sekaligus Pemegang Saham Pengendali Perseroan yang memiliki 8.221.339.893 Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk memperoleh 2.713.042.164 Saham Baru.
Apabila saham-saham yang ditawarkan dalam PMHMETD II tersebut tidak seluruhnya diambil bagian oleh Pemegang Saham atau Pemegang Bukti HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada Pemegang Saham HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya seperti yang tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan secara proporsional berdasarkan hak yang telah dilaksanakan.
Related News
JAST Dukung Penguatan Layanan 112, Kunci Kolaborasi Indonesia-Korsel
Indeks LQ45 Terperosok, Efek Rebalancing MSCI?
Siloam Hospitals (SILO) Tunda Pembagian Dividen, Ini Alasannya
Indocement (INTP) Ganti Direktur Anak Usaha PT Indomix Perkasa
Perjalanan Alfamart (AMRT) Milik Djoko Susanto, Hingga Didepak MSCI
Emiten Grup Djarum Blibli Minta Restu Terbitkan 9,5 Miliar Saham Baru





