Bank Amar Indonesia (AMAR) Minta Restu Rights Issue 20 Miliar Saham
EmitenNews.com - Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) berencana melakukan Penambahan Modal Perseroan dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu alias rights issue dalam jumlah sebanyak-banyaknya 20 miliar saham.
Dalam aksi ini perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada: Jumat/12 November 2021 pukul 16:00 s/d 16:30 WIB di Fairmont Jakarta.
Manajemen Bank AMAR mengatakan, RUPSLB meminta Persetujuan atas rencana Perseroan untuk melaksanakan Penambahan Modal Perseroan dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu alias rights issue, termasuk persetujuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan pelaksanaan Penambahan Modal tersebut.
Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMHMETD”) adalah untuk memenuhi persyaratan modal inti minimum berdasarkan Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum. Berdasarkan peraturan yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan, tulis manajemen dalam keterbukaan infomrmasi BEI Kamis (21/10).
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (6/10/2021) Bank Amar berencana melakukan PMHMETD dalam jumlah sebanyak-banyaknya 20 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. Pengeluaran saham-saham perseroan melalui PMHMETD tersebut akan dilakukan dengan memenuhi syarat-syarat dan harga pelaksanaan sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku di Pasar Modal.
Related News
Makin Bengkak, Sepanjang 2025 JGLE Defisit Rp815 MiliarĀ
Perkuat Modal, NICE Tarik Pinjaman dari Bank UOB Rp100 Miliar
Tumbuh Minimalis, BRIS 2025 Tabulasi Laba Rp7,56 Triliun
Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Peran Sebagai Mitra Pemerintah
CBDK Raup Marketing Sales Rp430 Miliar, Ini Segmen Penyumbang Terbesar
Pasok Energi, PTBA Perkuat Ekosistem Hilirisasi Bauksit





