Bank Bali Salurkan Kredit UMKM Rp14,15 Triliun, Tumbuh 14 Persen
:
0
Gedung Bank BPD Bali. Dok. BPD Bali.
EmitenNews.com - Bank BPD Bali terus memainkan perannya sebagai mitra pendukung bagi sektor riil di masyarakat. Hingga Agustus 2026, perseroan mencatatkan penyaluran kredit produktif dengan porsi mencapai 62,39 persen dari total portofolio kredit.
Dalam keterangannya yang dikutip Minggu (13/9/2026), Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menyampaikan fokus penyaluran pada sektor produktif ini berjalan beriringan dengan pertumbuhan laba, kualitas aset yang membaik. Juga penerapan prinsip kehati-hatian dalam setiap langkah operasionalnya.
Hal itu merupakan wujud komitmen Bank BPD Bali untuk mendampingi pelaku usaha di daerah, selaras dengan semangat transformasi Ekonomi Kerthi Bali dan program Asta Cita dari pemerintah pusat.
Dalam hal ini, Dirut Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan masyarakat yang menjadi fondasi utama bagi kelangsungan usaha bank.
Nyoman Sudharma mengungkapkan kondisi fundamental keuangan Bank BPD Bali saat ini berada pada posisi yang sehat. Pencapaian ini tentu tidak lepas dari kepercayaan masyarakat Bali, serta kolaborasi erat bersama seluruh pemegang saham dan pemerintah daerah. Kami berkomitmen terus menjaga likuiditas dan efisiensi, sekaligus memastikan penyaluran kredit produktif bisa tepat sasaran.
“Harapan kami, Bank BPD Bali dapat terus mendampingi roda ekonomi daerah, membantu membuka lapangan kerja, dan membawa manfaat bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Nyoman Sudharma.
Bank Bali Mencatatkan Pertumbuhan Aset 6,05 Persen jadi Rp44,16 Triliun
Laporan kinerja hingga Agustus 2026 mendata, Bank BPD Bali mencatatkan pertumbuhan aset secara tahunan (y-o-y) sebesar 6,05 persen menjadi Rp44,16 triliun. Kapasitas modal perseroan juga semakin solid dengan peningkatan modal inti sebesar 21,08 persen (y-o-y) menjadi Rp6,25 triliun, menempatkan Rasio Kecukupan Modal (CAR) pada level 30,59 persen, berada di atas ketentuan regulator.
Satu hal, sebagai bank yang lahir dan tumbuh bersama masyarakat Bali, penyaluran kredit difokuskan untuk memberi manfaat langsung pada sektor usaha kecil dan menengah. Total kredit tumbuh 7,03 persen (y-o-y) menjadi Rp26,20 triliun, di mana kredit UMKM tumbuh positif sebesar 14,52 persen mencapai Rp14,15 triliun.
Dukungan terhadap masyarakat penggerak ekonomi juga terlihat pada realisasi program kredit kerakyatan per 26 Agustus 2026 yang kualitasnya terjaga dengan baik. Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah tersalurkan sebesar Rp1,61 triliun (89,26% dari target Rp1,80 triliun) kepada 2.378 rekening dengan tingkat NPL 0%.
Related News
Samir Salurkan Pembiayaan Rp3T pada 5,3 Juta Akun, Tumbuh 63 Persen
Ekspor Produk Perikanan Indonesia Capai USD3 Miliar, Pasar 152 Negara
Prudential Indonesia Bukukan Pendapatan Rp12,2T, Naik 25 Persen
Target Pertamina Semua Produk Gasoline Berbasis Etanol dalam 1-2 Tahun
Stabil! S&P Global Ratings Beri INALUM Peringkat BBB-
Inflasi AS Tekan Emas Dunia, Antam Turun Rp25.000/Gram





