Bank BNI (BBNI) Catat Restrukturisasi Kredit Capai Rp49,6 Triliun di 2022
:
0
EmitenNews.com—PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat restrukturisasi kredit sebagai stimulus pandemi Covid-19 mencapai Rp49,6 triliun atau setara dengan 7,8 persen dari total kredit.
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, jumlah tersebut mengalami penurunan terutama berasal dari sektor-sektor yang paling terdampak pandemi seperti restoran, hotel, tekstil dan konstruksi, hal ini mengindikasikan bahwa bisnis debitur di sektor tersebut mulai kembali pulih.
"Trend positif pada kualitas aset ini juga mendorong pembentukan beban CKPN menjadi lebih rendah sehingga Cost of Credit membaik dari 3,3 persen di tahun sebelumnya menjadi 1,9 persen," ungkap Royke dalam BNI Earnings Call FY2022, Selasa (24/1/2023).
Adapun total kredit yang disalurkan di 2022 telah mencapai Rp 646,19 triliun, tumbuh di atas target awal perusahaan yaitu mencapai 10,9 persen YoY, diikuti dengan Net Interest Margin (NIM) yang terjaga di posisi 4,8 persen.
"Pertumbuhan kredit yang sehat ditopang oleh ekspansi bisnis dari debitur top-tier dan bisnis turunannya yang berasal dari value chain debitur," kata Royke.
Related News
RMKE Stock Split 1:5, Dongkrak Likuiditas, dan Akses InvestorĀ
Jelang RUPS, Segar Kumala (BUAH) Bakal Perkuat Ekspansi
SKRN Salurkan Dividen dengan Yield 3,94 Persen, Cum Date 26 Mei 2026
H Isam Masuk, PACK Gaspol Ekspansi dan Akuisisi Brutal
Saham Drop 50 Persen, CBDK Pastikan Buyback Rp250 Miliar
PIPA Minta Restu Ubah Nama, Domisili hingga Right Issue





