EmitenNews.com - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akan berencana untuk mengalihkan Saham Tresuri melalui Penjualan/Pengalihan saham di luar Bursa Efek Indonesia (BEI), Pasar Negosiasi dan Pasar Reguler maksimal sebanyak 188.878.782 saham.

 

Susiana Tanto Corporate Affairs Head PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dalam keterangan resmi Rabu (6/9) menyampaikan bahwa aksi pengalihan saham treasuri ini menunjuk PT Mandiri Sekuritas (CC) dan akan dilaksanakan pada periode 20 September 2023 sampai 21 Desember 2023.

 

Susiana menambahkan, harga pelaksanaan pengalihan Saham Tresuri akan mengacu kepada Pasal 20 huruf (a) POJK No. 30/2017, dimana harga Penjualan/Pengalihan saham tidak boleh lebih rendah dari Harga penutupan perdagangan harian di Bursa Efek 1 (satu) hari sebelum tanggal penjualan saham; atau Harga rata-rata dari harga penutupan perdagangan harian di Bursa Efek selama 90 hari terakhir sebelum tanggal penjualan saham oleh Perusahaan mana yang lebih tinggi.

 

Sebelumnya BNGA Pada tahun 2018, telah melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak 208.216.392 saham (“Saham Tresuri”). Pembelian berdasarkan POJK No. 30/2017 dalam rangka Program Kepemilikan Saham Karyawan dan Manajemen dalam bentuk Pembagian Saham Penghargaan melalui program Employee Share Grant dan MESOP yang telah berakhir pada tanggal 22 Februari 2021. 


Sedangkan Perseroan telah mengalokasikan sebanyak 10.236.510 saham kepada 7.910 penerima Direksi dan karyawan. 

 

Selain itu, sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPS Tahunan”) tanggal 9 April 2021, dan RUPS Tahunan tanggal 10 April 2023, Perseroan telah melakukan pengalihan sebagian Saham Tresuri sebanyak 9.101.100 saham sebagai bagian dari remunerasi yang bersifat variable untuk para Material Risk Taker. Sehingga masih terdapat 188.878.782 Saham Tresuri.