EmitenNews.com - PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) resmi mengumumkan pergantian nama perusahaan menjadi PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk setelah memperoleh persetujuan Bursa Efek Indonesia (BEI). Perubahan identitas tersebut efektif berlaku mulai Jumat, 17 Juli 2026 sebagai bagian dari penguatan integrasi dengan grup perbankan asal Thailand, Kasikornbank.

Persetujuan perubahan nama tersebut dituangkan dalam pengumuman BEI yang ditandatangani Pelaksana Harian Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 Aditya Nugraha bersama Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A.

Sebelumnya, Head of Corporate Secretary BMAS, Iwan Djayawasita, menjelaskan bahwa perubahan nama telah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 20 Mei 2026 dan menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha, peningkatan daya saing, serta penguatan identitas korporasi yang selaras dengan visi global Kasikornbank PCL sebagai pemegang saham pengendali akhir (ultimate shareholder).

Perseroan juga telah menerima Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 13 Juli 2026 mengenai penetapan penggunaan izin usaha atas nama PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk, yang diterima Perseroan pada 14 Juli 2026.

Sejak tanggal tersebut, nama resmi Perseroan berubah dari PT Bank Maspion Indonesia Tbk menjadi PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk.

Langkah rebranding ini menandai semakin eratnya integrasi BMAS ke dalam jaringan regional Kasikornbank setelah grup perbankan asal Thailand tersebut menjadi pemegang saham pengendali melalui Kasikor Visionbank Co., Ltd. yang kini menguasai 15,57 miliar saham atau setara 86,03% kepemilikan Perseroan.