EmitenNews.com - Akselerasi di tengah upaya menjaga ritme pertumbuhan, PT Bank Permata Tbk. (BNLI)menutup tahun buku 2025 dengan membagi dividen jumbo sekaligus merombak susunan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026.

Dalam forum yang digelar secara hybrid tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih sebesar Rp3,6 triliun, dengan porsi dividen mencapai sekitar Rp1,266 triliun atau setara Rp35 per saham. Sisa laba dialokasikan untuk memperkuat struktur permodalan dan ekspansi bisnis ke depan.

Beriringan dengan itu, perseroan juga mengesahkan pengangkatan Sorakrit Phruthanontachai sebagai Direktur baru, dengan masa jabatan hingga RUPST 2029 setelah memperoleh persetujuan regulator. Sosok ini memiliki rekam jejak lebih dari 27 tahun di Bangkok Bank.

Direktur Utama BNLI, Meliza Musa Rusli menyampaikan bahwa sepanjang 2025, perseroan fokus pada inovasi layanan, efisiensi operasional, serta penguatan tata kelola. 

“Kami ingin membangun Bank yang tumbuh bersama nasabah serta memperdalam hubungan jangka panjang melalui layanan yang relevan,” ujar Meliza.

Menilik kinerjanya, bank mencatat laba setelah pajak Rp3,6 triliun dengan total aset tumbuh 3,6 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp268,3 triliun. Rasio permodalan juga tetap solid, dengan CAR 34,6 persen dan CET-1 sebesar 26,6 persen.