Bank Syariah Indonesia (BRIS) Operasikan Kantor Cabang Digital
:
0
EmitenNews.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) baru saja meresmikan kantor cabang digital di Gedung The Tower Jakarta. Kantor ini merupakan relokasi dari kantor BSI cabang Tendean, Jakarta.
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, mengatakan inisiatif modern bank serta digital banking menjadi salah satu komitmen BSI untuk mewujudkan one stop financial banking serta memberikan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi melalui kecepatan akses, ketepatan serta keamanan dalam bertransaksi.
“Lewat pengoperasian kantor cabang digital ini, kami ingin memberikan layanan dan nilai tambah yang jauh lebih baik untuk nasabah,” ujar Hery dalam keterangan resminya.
Kantor cabang di The Tower ini memiliki lokasi strategis yang akan menjangkau nasabah di sekitar wilayah Semanggi, SCBD, Sudirman dan area bisnis di Jakarta. Dengan proses layanan yang customer centric, Nasabah yang datang ke cabang Digital Branch ini tidak lagi mendatangi meja Customer Service (CS) seperti layanan pada cabang biasa, tetapi CS BSI yang akan secara proaktif menghampiri Nasabah.
Layanan customer centric ini juga tersedia dalam bentuk self-service machine, mesin ATM dan CRM (cash recycle machine). Selain itu, proses pengisian form nasabah dibuat dengan jauh lebih sederhana yakni cukup dengan meng-input data di device yang tersedia.
Ke depannya BSI juga tengah mempersiapkan kantor layanan bagi nasabah prioritas yang akan menjadi salah satu target yang akan disasar selain retail dan korporasi. Langkah ini menjadi komitmen BSI untuk menjadi beyond banking dan menjadikan ultimate service bagi nasabah sebagai hal yang utama.(fj)
Related News
Jual 70 Juta Saham MPIX, Madura Investama Masih Kuasai 53,75 Persen
Laba PGEO September 2026 Naik 21,45%, Kejar Kapasitas 1 GW pada 2028
Ritsuo Lepas Jabatan Dirut Bank JTrust (BCIC), Ini Calon Penggantinya
EPAC Rights Issue 2 Miliar Saham & Angkat Noprian Fadli Jadi Komut
Penjualan Hunian di Proyek Jumbo Agung Sedayu-Salim Group Melesat 34%
Pendapatan PYFA 9M-2026 Naik Dua Digit Jadi Rp2,4T, Rugi Menyusut





