Banyak Pungutan di Pelabuhan, Menkeu Siapkan Kanal Aduan Pajak-Cukai
:
0
Ilustrasi Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara. Dok. Liputan6.
EmitenNews.com - Keluhan pengusaha atas banyaknya biaya tambahan di pelabuhan, mendapat respon positif dari pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan layanan pengaduan pajak dan bea cukai yang terhubung langsung ke nomornya. Merespon cepat pengaduan itu, Menkeu berniat meluncurkan kanal layanan tersebut besok, Selasa (14/10/2025).
Dalam kunjungannya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (13/10/2025), Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa rupanya mendapat laporan soal banyaknya tagihan di pelabuhan, yang akhirnya membuat biaya operasional perusahaan meningkat.
“Saya akan buka kanal langsung ke menteri, jadi mereka bisa ngadu ke situ,” kata Menkeu Purbaya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin.
Dalam rancangannya, Menteri Purbaya berencana membuka dua nomor WhatsApp. Salah satunya untuk pengaduan pajak, dan yang lainnya untuk pengaduan kepabeanan dan cukai.
“Ya, mungkin besok akan saya luncurkan itu,” tutur mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan dalam respon cepatnya.
Senin ini, Purbaya menghadiri kegiatan Jam Pimpinan bersama jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam rangka Hari Bea Cukai ke-7 di Auditorium Merauke, Kantor Pusat Bea Cukai, Jakarta. Itu dilakukan sebelum menyambangi kawasan pelabuhan Tanjung Priok.
Dalam arahannya, Menkeu mendorong evaluasi kebijakan yang dinilai tidak implementatif di lapangan. Menkeu menyoroti pentingnya sinergi dengan kementerian/lembaga (K/L) terkait dan aparat penegak hukum untuk memperkuat penegakan hukum kepabeanan dan cukai.
Dukungan terhadap penguatan sarana-prasarana dan tata kelola sumber daya manusia disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.
Dalam sesi dialog, pegawai dari berbagai unit menyampaikan masukan terkait tantangan pengawasan, kebutuhan peralatan, dan pengelolaan penugasan di daerah perbatasan dan wilayah terpencil.
Menkeu merespons dengan meminta inventarisasi isu-isu untuk dibahas lebih lanjut sesuai kewenangan. “Pengawasan sangat penting untuk menjaga integritas Direktorat Jenderal Bea Cukai, Kementerian Keuangan.” ***
Related News
Warga Penuhi SPBU Antre BBM Usai Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu
Temui PM Wong, Pramono Buka Ruang Investasi Singapura di Jakarta
Bahlil Sebut Rp22,4T Anggaran ESDM 2027 untuk Rakyat, Ini Prioritasnya
Global Bond Perdana Diborong AS, Danantara Pede Bidik Tenor 30 Tahun
BUMN Perkebunan Ini Belajar Ternak Ayam Untuk Pasok MBG
Terjadi Jual Beli Audit BPK, ICW Beberkan Bukti Sejak Kasus Achsanul





