Baru Saja Suspensi Dicabut, TAMA Kembali Senggol ARA
:
0
Ilustrasi tren volatilitas harga saham.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pencabutan suspensi sementara perdagangan saham PT Lancartama Sejati Tbk. (TAMA) usai sehari lamanya digembok akibat lonjakan harga yang dinilai tidak wajar. Ini merupakan suspensi pertama kalinya terhadap saham TAMA dalam periode reli harga terbaru sahamnya.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan bahwa keputusan suspensi sebelumnya diambil dalam rangka cooling down serta melindungi investor. Keputusan pembukaan suspensi mulai efektif diberlakukan pada Rabu (4/3/2026).
Berdasarkan data EmitenNews.com, saham TAMA sebelumnya tercatat sempat mencetak histori enam kali auto reject atas (ARA) berturut-turut sepanjang 23 Februari hingga 2 Maret 2026. Dalam periode itu, harga bergerak menanjak dari Rp60 hingga Rp103.
Sebelum disuspensi, pada perdagangan Senin (2/3), saham TAMA melesat hingga membentur ARA kembali 9,57 persen ke level Rp103.
Reli naik agresif tersebut membuat BEI menggembok selama sehari untuk suspensi perdana saham yang masuk kategori Full Call Auction (FCA) tersebut.
Pascapembukaan suspensi, pada perdagangan hari ini saham TAMA tercatat kembali melesat lagi setinggi 9,71 persen hingga menyentuh batas atas (ARA) di Rp113. Ini menandai reli tujuh kali ARA berturut-turut saham emiten yang bergerak di konstruksi bangunan itu.(*)
Related News
BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun untuk Bayar Utang, Ekspansi, Akuisisi
Laba MORA Terkerek 82,8 Persen di Paruh I-2026, Aset Tembus Rp43,13T
Win&Co Group (COCO) Ekspor Perdana ke UEA, Perluas Pasar Internasional
Grup Djarum (TOWR) Raih Pendapatan Rp7,2T Laba Naik di Semester I 2026
Pendapatan Tumbuh, Laba BKSL Melangit 514,84 Persen di Semester I 2026
Investor Baru ELPI Telan 18,85 Persen Saham Senilai Rp628,4 Miliar





