Bebas Suspensi, Empat Saham FCA Ini ARB Serentak
Ilustrasi suspensi yang menyebabkan harga saham turun.
EmitenNews.com - Empat saham yang sebelumnya menjalani suspensi perdagangan langsung anjlok serentak ke zona Auto Rejection Bawah (ARB) setelah kembali diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/2/2026).
Keempat saham tersebut adalah PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO), PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE), PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA), serta PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP).
Pasca pembukaan suspensi, pada perdagangan Senin (2/2/2026) saham NATO dibuka melemah hingga ke jurang 10,00 persen menyentuh Auto-Rejection Bawah (ARB) di level 900, SPRE ikut terkoreksi dalam 9,55 persen ke 322, MGNA mengekor anjlok 9,40 persen ke 270, begitu pula MKAP didera ARB 9,89 persen ke 820. Tekanan jual terjadi sejak awal perdagangan usai pembukaan suspensi.
Seiring dengan kondisi sebelumnya yang sempat disuspensi panjang hingga seminggu lamanya, BEI menetapkan keempat saham itu masuk Papan Pemantauan Khusus dengan kriteria Full Call Auction (FCA) kategori 10 dan akan menjalani mekanisme FCA selama satu minggu ke depan.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menegaskan bahwa pembukaan suspensi untuk menjaga perdagangan yang teratur, wajar, dan efisien. Ia menambahkan, keputusan tersebut mulai efektif diberlakukan pada Senin (2/2/2026) sesuai dengan ketentuan bursa yang berlaku. (*)
Related News
Antisipasi Konflik Timur Tengah, BI Perkuat Ketahanan Eksternal
OJK Bekukan Tennet, Kustodian Kripto Ini Kehilangan Izin Operasi
BI Pertimbangkan Intervensi Rupiah Pada Tiga Skenario Dampak Perang
BEI Kembali Tunda Implementasi Short Selling
Tiga Saham Dibebaskan dari FCA Kompak Tersungkur ke Harga Bawah!
Kemendag Akan Evaluasi Regulasi Perdagangan Sistem Elektronik





